View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh cara penanaman terhadap keberhasilan tumbuh setek batang bambu betung (Dendrocalamus asper), bambu andong (Gigantochloa pseudoarundinaceae) dan bambu temen (Gigantochloa atter)

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (11.02Mb)
      Date
      1996
      Author
      Norman, John
      Ghulamahdi, Munif
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pembudidayaan secara vegetatif sampai saat ini masih dirasakan kurang memadai dalam menghasilkan jumlah bibit. Bambu betung, andong dan temen mempunyai potensi yang lebih tinggi untuk dikembangkan dengan menggunakan setek batang pada umur sekitar satu tahun. Percobaan ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Cikarawang Institut Pertanian Bogor, mulai bulan Oktober 1994 sampai Februari 1995. Tujuan percobaan ini untuk mengeta- hui pengaruh cara penanaman terhadap keberhasilan setek batang bambu betung, andong dan temen. Percobaan dilakukan dengan menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan dua faktor yaitu: a) cara penanaman yang terdiri atas tegak (R₁) dan rebah (R2); b) je- nis setek terdiri atas bambu betung (V₁), bambu andong (V2) dan bambu temen (V3). Terdapat 6 kombinasi perlakuan, setiap perlakuan dilakukan 4 ulangan sehingga terdapat 24 satuan percobaan. Setiap satu satuan percobaan terdiri atas 25 setek. Setek batang bambu betung dan andong lebih baik di- tanam secara rebah sedangkan setek batang bambu temen le- bih baik ditanam secara tegak. Pada cara penanaman tegak, setek terbaik bertunas dan berakar yaitu setek batang bambu betung (27.0%) kemudian diikuti oleh bambu andong dan temen dengan nilai yang sama (19.0%). Pada cara penanaman rebah, setek terbaik yaitu setek batang bambu betung (31.0%) kemudian diikuti oleh bambu andong (24.0%) dan bambu temen (12.5%)….
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/149217
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository