View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengamatan proses-proses pedogenesis dan klasifikasi tanah dari beberapa profil tanah latosol yang di tanami pinus dan bukan pinus di kebun percobaan pasir hantap kecamatan nagrak, kabupaten sukabumi

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (14.23Mb)
      Date
      1983
      Author
      Hartati, Wahjuni
      Winagera, Hidayat
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penelitian adalah untuk mengamati proses-proses pedogenesis yang terjadi pada beberapa profil tanah Latosol dengan vegetasi yang berbeda, yakni Pinus dan bukan Pinus, dan mengklaskan tanah tersebut kedalam Sistem Taksonomi Tanah (Soil Survey Staff, 1975), serta melihat hubungan antara keduanya. Bahan yang digunakan berupa contoh-contoh tanah Latosol. Lokasi profil tanah ditentukan berdasarkan perbedaan vegetasi yang mendominasinya, yaitu Pinus dan Ganophyllum palcatum, Imperata cylindrica serta Melastoma sp yang merupakan tanaman bukan Pinus. Orientasi proses-proses pedogenesis ditinjau dari penyebaran liat, nilai molekular Si02/R203 pada horison eluviasi dan iluviasi. Baik profil dengan vegetasi Pinus maupun bukan Pinus terjadi proses liksiviasi dan podsolisasi lemah dan proses liksiviasi merupakan proses yang dominan. Perbedaan vegetasi, yakni Pinus dan bukan Pinus tidak menyebabkan perbedaan proses pedogenesis yang nyata, tetapi hanya menyebabkan perbedaan dalam kisaran nilai pH tanah. Profil dengan vegetasi Pinus mempunyai kisaran nilai terendah. Perbedaan ini tidak menunjang hipotesis yang dikemukakan, bahkan berlaku sebaliknya dimana penyebaran nilai R203 menunjukkan nilai yang besar pada profil- profil yang bervegetasi bukan tanaman Pinus. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh perbedaan aktifitas air dalam tubuh tanah karena perbedaan letak dan kemiringan lereng. Hasil klasifikasi tanah berdasarkan Sistem Taksonomi Tanah (Soil Survey Staff, 1975), baik profil Ta, Ta₂, maupun Taz tergolong sebagai Tropohumult Tipik (Tyvic Tro- bohumult). Sistem Soepraptohardjo (1961) menggolongkan profil Ta₁ sebagai Latosol Coklat Kemerahan, Ta₂ sebagai Latosol Coklat Tua Kemerahan, dan Taz sebagai Latosol Co- klat. Memperhatikan klasifikasi tanah dan proses-proses pedogenesis terlihat adanya hubungan antara sistem klasifikasi Taksonomi Tanah (Soil Survey Staff, 1975) dengan proses-proses pedogenesis, sedangkan Sistem Soepraptohardjo (1961) kurang berkorelasi erat dengan proses-proses pedogenesis yang terjadi.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/149208
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2825]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository