View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh penggunaan kulit cokelat, sabut kelapa dan ampas tebu terhadap beberapa sifat kimia tanah podsolik jasinga

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (5.888Mb)
      Date
      1984
      Author
      Nuraini, Yulia
      Leiwakabessy, F. M.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Mempelajari proses daur ulang dari limbah pertanian berupa kulit coklat, sabut kelapa dan ampas tebu terhadap kesuburan tanah yang didekati pengaruhnya terhadap beberapa sifat kimia tanah seperti pH, Aldd dan Had, C-organik, N-total, P-tersedia dan basa-basa dapat dipertukarkan seperti K, Na, Ca dan Mg. Dosis limbah yang diberikan adalah 40 ton/ha atau setara 20 gram/kg tanah serta perlakuan kontrol sebagai pembanding. percobaan dilakukan dengan menginkubasi tanah 1 kg BKM dan 20 gram limbah kering oven 60°C yang sudah digiling halus dan diayak melalui saringan 60 mesh. Rancangan percobaan yang dilakukan adalah Faktorial Acak lengkap dengan 3 ulangan. Perlakuan terdiri atas 3 macam limbah (kulit coklat, sabut kelapa dan ampas tebu); 2 taraf pemberian (0 dan 40 ton/ha atau 20 g/kg); dan 3 waktu inkubasi (0, 45 dan 90 hari). Kulit coklat nyata menurunkan kemasaman tanah dengan menaikkan pH tanah dan menurunkan Alaa pada berbagai waktu inkubasi. Pemberian limbah nyata mampu menaikkan pH tanah serta basa-basa dapat ditukar maupun N dan P tersedia akibat pembebasan hara baik asal limbah maupun pelarut- an mineral serta proses khelat bahan limbah terhadap logam berat seperti Al, Fe dan Mn. Pengaruhnya terhadap kesuburan tanah paling baik akibat pemberian kulit coklat, kemudian oleh sabut kelapa dan paling kecil oleh ampas tebu. Waktu inkubasi 45 hari menunjukkan waktu yang relatif paling baik terhadap penyediaan hara essensial seperti N, P, K, Na, Ca dan Mg. Nisbah C/N dan C/P yang rendah diikuti kadar basa-basa yang tinggi dari bahan limbah menentukan pengaruhnya yang lebih baik dalam memperbaiki kesuburan tanah.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/149156
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2825]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository