Pengaruh pemberian jerami dan pupuk kandang terhadap angka - angka atterberg di petak percobaan erosi selama satu musim taman padi gogo pada latosol Darmaga, Bogore
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh pemberian jerami dan pupuk kandang yang diberikan dengan berbagai cara dan dosis terhadap variasi angka-angka Atterberg, yang dilakukan pada petak kecil untuk percobaan erosi selama satu musim tanam padi gogo. Kersity
Penelitian di lapang dilakukan di Kebun Percobaan Kon- servasi Tanah dan Air Jurusan Tanah Fakultas Pertanian IPB di Darmaga, Bogor, dimulai dari bulan November 1984 hingga bulan April 1985.
Tempat percobaan terdiri dari tiga kelompok kemiringan lereng yaitu 7%, 9%, dan 14%. Masing-masing kelompok menda- pat perlakuan jerami 6 ton/ha yang diberikan sebagai mulsa (T₁) dan dicampur dengan tanah (T3), jerami 3 ton/ha yang diberikan sebagai mulsa (T2) dan dicampur dengan tanah (T), pupuk kandang 20 ton/ha yang diberikan sebagai mulsa (T5) dan dicampur dengan tanah (Tg), dan tanpa perlakuan (T7). Setiap petak percobaan ditanami padi gogo varietas MI 48.
Pengambilan contoh tanah terganggu dilakukan sebelum tanam dan setelah panen, yang digunakan untuk penetapan angka- angka Atterberg, kandungan C-organik, tekstur, dan kandungan basa-basa dalam tanah.
Untuk melihat pengaruh perlakuan terhadap variasi angka-angka Atterberg digunakan Rancangan Acak Kelompok dengan lereng sebagai kelompok.
Pemberian jerami dan pupuk kandang, baik yang ditebar maupun yang dicampur dengan tanah pada penelitian ini tidak berpengaruh nyata terhadap angka-angka Atterberg kecuali terhadap indeks plastisitas.
ipta milil
Peningkatan kandungan bahan organik dan atau liat di daerah penelitian ini cenderung meningkatkan angka-angka Atterberg kecuali batas menggolek.
