View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh pemberian batuan fosfat yang dikalsinasi dan bahan organik terhadap pertumbuhan dan produksi jagung (Zea mays L.) pada latosol Coledug

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (10.91Mb)
      Date
      1992
      Author
      Diahirrawaty, Fransisca Nora
      Wiratadinata, Otjih M.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini pemberian batuan organik terhadap bertujuan untuk fosfat melihat pengaruh yang dikalsinası dan hahan per tumbuhan dan produksi jagung, serapan unsur hara P dan beberapa sifat kimia Ciledug serta untuk melihat efektivitas dengan pembanding pupuk TSP (46% P2O). Latosol relatifnya Penelitian ini dilakukan melalui tiga tahap yaitu: (1) analisa pendahuluan, (2) penanaman, (3) analisa tanah dan tanaman setelah panen. Analisa pendahuluan meliputi analisa kimia lengkap Lanah dan analisa batuan fosfat yang mencakup analisa PO-total, P larut dalam asam sitrat, CaO, MgO-total. Penanaman dilakukan di rumah kaca Institut Pertanian Bogor. Tanaman digunakan sebagai tanaman U2 adalah Jagung yang (Zea mays L.) varietas Arjuna dan sebagai media tanamnya digunakan tanah Latosol Ciledug. Setiap perlakuan menggunakan 450 kg Urea/ha dan 250 kg KC1/ha sebagai pupuk dasar, sedangkan sebagai perlakuan menggunakan batuan fosfat kalsinasi, batuan fosfat tanpa kalsinasi, dan TSP dengan dosis 450 kg/ha. Perlakuan bahan organik diberikan dengan tiga dosis 0 ton/ha, 10 ton/ha, dan 20 ton/ha yang sudah dikeringudarakan dan diayak dengan mata ayakan 3 mm. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang, bobot kering Lanaman, dan bobot tongkol bersih. Dua parameter pertama diukur setiap minggu pada minggu kedua sampai keenam. Analisis yang dilakukan setelah panen meliputi pH tanah, KTK, N-total, P-tersedia, dan serapan hara P tanaman yang dilakukan di Laboratorium Mahasiswa y Jurusan Lanah, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. ..
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/149044
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2825]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository