Pengklasifikasian tanah secara teknik berdasarkan koefisien jerapan P (KJP) dan isoterm jerapan P (IJP) terhadap latosol dan podsolik merah kuning Lampung
Abstract
Fosfor (P) sering diperlukan di beberapa lahan pertanian di Indonesia, terutama lahan yang didominasi Latosol dan Podsolik Merah Kuning karena memiliki kemampuan meretensi P sehingga P menjadi sukar larut dan tidak tersedia bagi tanaman. Koefisien Jerapan P (KJP) dan Isoterm Jerapan P (IJP) merupakan alternatif cara untuk memperkirakan status P-tanah dan diharapkan dapat dipakai sebagai dasar klasifikasi teknik. Klasifikasi teknik ini berguna untuk membuat rekomendasi pemupukan P dan perencanaan lain yang berhubungan dengan kebutuhan P-tanah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan tanah Latosol dan Podsolik Merah Kuning secara teknik berdasarkan parameter KJP dan IJP, serta untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi nilai dan pengklasifikasian KJP dan IJP.
Contoh tanah diambil dari 25 lokasi di Propinsi Lampung pada kedalaman 0-20 cm dan 20-40 C serta dianalisa kimia dan fisik. Sifat-sifat yang khusus adalah KJP dan IJP. Data KJP dianalisis
diteliti
menggunakan fungsi diskriminan linier dan teknik modifikasi Cate dan Nelson untuk menetapkan batas kriteria jerapan P, serta prosedur eliminasi Backward Regression untuk menetapkan faktor-faktor yang mempengaruhi nilai KJP. Data IJP diolah dengan menggunakan persamaan isoterm Langmuir.
