Pengaruh pemberian sampah kota dan kapur terhadap pertumbuhan kedelai (Glycine max (L.) merr.) efisiensi pemakaian air dan difusivitas serta hantaran hidrolik tidak jenuh pada podsolik coklat kemerahan (Tropudult lithik) dari Nanggung
View/ Open
Date
1990Author
Sinaga, Tunggul
Herudjito, H. D
Djojoprawiro, Prayoto
Metadata
Show full item recordAbstract
Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui peranan. sampah kota dan kapur terhadap pertumbuhan kedelai (Glycine max (L.) Merr.), efisiensi pemakaian air dan difusivitas serta hantaran hidrolik tidak jenuh pada podsolik coklat kemerahan dari Nanggung.
Percobaan ini dilakukan di rumah kaca dan Laboratorium Fisika Tanah, Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor dan Laboratorium Fisika Konservasi Tanah, Pusat Penelitian Tanah Bogor, berlangsung mulai bulan Juli sampai dengan akhir Oktober 1989.
Sampah kota dengan kapur yang merupakan perlakuan, masing-masing diberikan sebanyak empat taraf. Perlakuan sampah kota diberikan sebanyak 0, 4, 8 dan 12 ton/ha, sedangkan kapur diberikan sebanyak 0, 2, 4 dan 6 ton/ha. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal, dengan empat taraf perlakuan serta tiga ulangan.
Pemberian sampah kota sebanyak 8 dan 12 ton/ha nyata meningkatkan berat kering tanaman sebesar 92.5% dan 145.3%. Pemberian kapur sebanyak 4 dan 6 ton/ha nyata meningkatkan berat kering tanaman sebesar 203.5% dan 211.3%.
Pemberian sampah kota sebanyak 4, 8 dan 12 ton/ha nyata meningkatkan efisiensi pemakaian air sebesar 41.6 %, 80,5 % dan 111.1%. Sedangkan pemberian kapur sebanyak 2, 4 dan 6 ton/ha berpengaruh nyata meningkatkan efisiensi pemakaian air sebesar 55.5%, 141.6 % dan 133.3. ...
