View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh ukuran benih dan dosis nitrogen terhadap pertumbuhan dan produksi biji kering jagung manis (Zea mays saccharata) SD-2

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (12.06Mb)
      Date
      1995
      Author
      Bahtiar, Ade
      Rumawas, Fred
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran benih, dosis nitrogen dan interaksinya terhadap pertumbuhan dan produksi biji kering jagung manis SD-2. Percobaan dilaksanakan pada bulan Desember 1993 Maret 1994, ber- tempat di Kebun Percobaan IPB Cikarawang, Darmaga, Bogor. Percobaan menggunakan Rancangan Petak Terbagi dengan 2 faktor yaitu dosis nitrogen sebagai petak utama dengan 5 taraf yaitu N1=90 kg N/ha, N2=180 kg N/ha, N3-270 kg N/ha, N4-360 kg N/ha dan N5-450 kg N/ha dan ukuran benih meliputi 3 ukuran yaitu kecil (B1=9.20 g/100 biji), sedang (B2-10.5 g/100 biji) dan besar (B3=12.8 g/100 biji). Pupuk dasar terdiri dari 200 kg TSP/ha dan 200 kg KCl/ha. Setiap perlakuan diulang 3 kali sehingga terdapat 45 satuan percobaan. Anak petak berukuran 4 m X 6 m, dengan jarak tanam 100 cm X 40 cm. : Hasil percobaan menunjukkan, bahwa jumlah daun jagung manis dipengaruhi oleh dosis pemupukan nitrogen. Peubah- peubah lainnya baik peubah pertumbuhan vegetatif, produksi pertanaman maupun komponen produksi tidak dipengaruhi secara nyata oleh dosis pupuk N tetapi nyata dipengaruhi oleh ukuran benih. Pemberian nitrogen sebesar 90 kg N/ha telah mencukupi untuk pertumbuhan dan produksi biji kering pada percobaan ini. Pengaruh interaksi tidak terjadi pada semua peubah yang diamati kecuali umur tanaman saat 50 % bunga betina keluar rambut. Makin besar ukuran benih, makin tinggi daya tumbuhnya pada 10 HST. Tanaman dari benih kecil memiliki tinggi tanaman dan tinggi tongkol utama yang lebih rendah diban- dingkan dengan tanaman dari ukuran benih lain. Saat bunga betina 50% keluar rambut dan bunga jantan 50% menghasilkan serbuk sari pada tanaman dari benih besar dan benih sedang lebih cepat tercapai dibandingkan dengan tanaman dari benih kecil. Ukuran tongkol, bobot kering biji tiap tongkol dan bobot 100 biji tidak berbeda nyata untuk semua ukuran benih. Dengan demikian penurunan produksi biji kering jagung manis yang berasal dari benih kecil bila dibandingkan dengan produksi biji kering dari benih sedang dan benih besar, semata-mata disebabkan oleh turunnya daya tumbuh tanaman asal benih kecil….
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/149026
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository