View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penggunaan kompos eceng gondok (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms) dan pemupukan nitrogen pada pembibitan kakao

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (13.96Mb)
      Date
      1995
      Author
      Sudrajat, Agung Ajar
      Susanto, Slamet
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh bahan organik eceng gondok terhadap pertumbuhan bibit kakao; mempelajari pengaruh bahan aktivator terhadap kecepatan dekomposisi kompos; serta menentukan pengaruh dosis pemupukan Nitrogen dalam hubungannya dengan penggunaan kompos eceng gondok terhadap pertumbuhan bibit kakao. Percobaan ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Budi Daya Pertanian IPB Baranangsiang Bogor pada bulan Januari hingga Agustus 1994. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor dengan 10 kali ulangan. Faktor pertama adalah kompos yaitu Ko (tanpa kompos), K₁ (eceng gondok), K2 (eceng gondok + kapur), K3 (eceng gondok + kapur+ Urea), K4 (eceng gondok kapur + OST), dan K5 (eceng gondok + kapur kotoran ayam). Faktor kedua adalah pemupukan Nitrogen yaitu No (tanpa pemupukan Nitro- gen), N₁ (11 gram Urea per tanaman), N2 (22 gram Urea per tanaman) dan N3 (33 gram Urea per tanaman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada akhir percobaan pemberian kompos eceng gondok pada media tanam menghasilkan pertumbuhan bibit kakao yang lebih baik dibandingkan dengan media tanpa kompos. Kompos dengan pe- nambahan zat aktivator menghasilkan pertumbuhan bibit ka- kao yang lebih baik dibandingkan dengan kompos tanpa ak- tivator. Dalam hal ini K5 (eceng gondok + kapur + kotoran ayam) memberikan hasil yang terbaik, diikuti oleh K4 (eceng gondok + kapur + OST). Pemupukan Nitrogen dengan dosis 11 gram Urea per ta- naman (N₁) menghasilkan tingkat pertumbuhan tanaman ter- tinggi untuk semua peubah. Peningkatan dosis pemupukan menghasilkan tingkat pertumbuhan yang semakin rendah. Terdapat interaksi antara perlakuan kompos dan per- lakuan Nitrogen pada peubah tinggi tanaman, jumlah daun dan bobot kering tanaman pada akhir percobaan. Kombinasi antara perlakuan kompos dengan aktivator kapur + kotoran ayam dan perlakuan Nitrogen dengan dosis 11 gram Urea per tanaman (K5N1) memberikan pengaruh yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan bibit kakao…
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148976
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository