Penggunaan kompos eceng gondok (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms) dan pemupukan nitrogen pada pembibitan kakao
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh bahan organik eceng gondok terhadap pertumbuhan bibit kakao; mempelajari pengaruh bahan aktivator terhadap kecepatan dekomposisi kompos; serta menentukan pengaruh dosis pemupukan Nitrogen dalam hubungannya dengan penggunaan kompos eceng gondok terhadap pertumbuhan bibit kakao.
Percobaan ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Budi Daya Pertanian IPB Baranangsiang Bogor pada bulan Januari hingga Agustus 1994. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor dengan 10 kali ulangan. Faktor pertama adalah kompos yaitu Ko (tanpa kompos), K₁ (eceng gondok), K2 (eceng gondok + kapur), K3 (eceng gondok + kapur+ Urea), K4 (eceng gondok kapur + OST), dan K5 (eceng gondok + kapur kotoran ayam). Faktor kedua adalah pemupukan Nitrogen yaitu No (tanpa pemupukan Nitro- gen), N₁ (11 gram Urea per tanaman), N2 (22 gram Urea per tanaman) dan N3 (33 gram Urea per tanaman).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada akhir percobaan pemberian kompos eceng gondok pada media tanam menghasilkan pertumbuhan bibit kakao yang lebih baik dibandingkan dengan media tanpa kompos. Kompos dengan pe- nambahan zat aktivator menghasilkan pertumbuhan bibit ka- kao yang lebih baik dibandingkan dengan kompos tanpa ak- tivator. Dalam hal ini K5 (eceng gondok + kapur + kotoran ayam) memberikan hasil yang terbaik, diikuti oleh K4 (eceng gondok + kapur + OST).
Pemupukan Nitrogen dengan dosis 11 gram Urea per ta- naman (N₁) menghasilkan tingkat pertumbuhan tanaman ter- tinggi untuk semua peubah. Peningkatan dosis pemupukan menghasilkan tingkat pertumbuhan yang semakin rendah.
Terdapat interaksi antara perlakuan kompos dan per- lakuan Nitrogen pada peubah tinggi tanaman, jumlah daun dan bobot kering tanaman pada akhir percobaan. Kombinasi antara perlakuan kompos dengan aktivator kapur + kotoran ayam dan perlakuan Nitrogen dengan dosis 11 gram Urea per tanaman (K5N1) memberikan pengaruh yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan bibit kakao…
