Pengaruh tingkat naungan dan dosis pemupukan selama aklimatisasi terhadap kualitas dan daya hidup bibit palem Chamaedorea elegans setelah simulasi pengangkutan
Abstract
cipta milik IPB Uni niversity Percobaan ini bertujuan mengetahui pengaruh tingkat naungan dan dosis pe- mupukan selama aklimatisasi terhadap kualitas dan daya hidup bibit palem Chamae- dorea elegans pada media serbuk sabut kelapa setelah mengalami simulasi pengang- kutan. Percobaan dilakukan di kebun percobaan IPB Baranangsiang, Bogor dan di Kembang Asri, Rawamangun, Jakarta.
Tanaman yang digunakan adalah bibit palem Chamaedorea elegans, berumur +11 bulan dengan tinggi 10-15 cm dan memiliki jumlah daun 3-5 helai. Media yang digunakan yaitu serbuk sabut kelapa. Pupuk yang digunakan yaitu pupuk NPK dengan perbandingan 3:1:2.
Percobaan terdiri dari dua faktor yang disusun dalam petak terbagi (split plot) dengan rancangan acak kelompok dengan tiga ulangan. Petak utama adalah tingkat naungan terdiri dari dua taraf yaitu tingkat naungan 50% dan tingkat naungan 75%. Sebagai anak petak adalah dosis pemupukan terdiri dari dua taraf yaitu 200 ppm N dan 100 ppm N per tanaman sebanyak 100 ml. Aklimatisasi tanaman dilakukan selama 8 minggu. Simulasi pengangkutan yang dilakukan yaitu berupa penyimpanan tanaman dalam ruang gelap dengan suhu 28°C selama 7 hari. Tahap penyembuhan tanaman dilakukan selama 8 minggu setelah penyimpanan.
Pengamatan meliputi jumlah daun yang ada (daun yang telah membuka), per- tumbuhan dan penampilan tanaman, jumlah daun gugur, jumlah bibit yang mati, bentuk dan tingkat kerusakan yang terjadi dan kandungan total klorofil daun.
Hasil percobaan menunjukkan aklimatisasi tanaman palem Chamaedorea elegans dengan tingkat naungan 75% lebih baik dari naungan 50%, dapat dilihat dari rata-rata jumlah daun yang lebih banyak dan kualitas daun yang lebih baik setelah penyimpanan selama 7 hari. Pengaruh dosis pemupukan tidak berbeda nyata pada semua parameter yang diamati. Tidak terdapat interaksi antar perlakuan….
