View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Peningkatan hasil getah pepaya (Carica papaya L.) dengan pemupukan boron

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (8.245Mb)
      Date
      1996
      Author
      Karmiawati, Emi
      Widodo, Winarso D.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk borax dan cara pemberian pupuk yang optimum, sehingga dapat meningkatkan produksi getah pepaya. Percobaan dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian IPB Sukaman- tri sejak bulan Desember 1994 sampai bulan Mei 1995. Rancangan yang digunakan dalam percobaan ini adalah Rancangan Acak Kelompok faktor tunggal yang terdiri dari tiga taraf dosis pupuk borax (225 mg. 450 mg dan 675 mg per tanaman) yang diberikan satu bulan sekali, melalui da- un dan tanah serta satu perlakuan kontrol. Setiap perla- kuan terdiri dari tiga ulangan, sehingga ada 21 satuan percobaan. Terdapat dua tanaman pepaya untuk setiap per- lakuan. Percobaan dilaksanakan sejak tanaman berumur ± 6 bulan. Pengambikan hasil (penyadapan) dilakukan saat buah berumur ±2.5 bulan. Interval penyadapan satu minggu. Untuk pengamatan percobaan, dilakukan penimbangan bobot getah basah dan getah kering setiap kali penyadapan. Pemberian pupuk boron dalam bentuk borax melalui daun memberikan pengaruh secara kuadratik terhadap bobot getah basah/sadap. Dosis pupuk borax optimum dicapai pada dosis 360 mg/tanaman, yaitu menghasilkan getah basah 2.917 gram setiap sadap. Pemupukan boron melalui tanah be berpengaruh nyata terhadap bobot getah/sadap. Peningkatan dosis pupuk yang diberikan, meningkatkan bobot getah basah/sadap secara linier. Peningkatan dosis pupuk berpengaruh kuadratik terha- dap bobot getah basah/sadap dan bobot getah kering/sadap. Dosis pupuk borax optimum dicapai pada dosis 420 mg/tanaman, yang menghasilkan getah basah dan getah kering berturut-turut 3.074 gram dan 0.517 gram setiap sadap. Frekuensi penyadapan akibat pemberian pupuk boron da-am bentuk borax melalui daun lebih tinggi dibandingkan melalui tanah….
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148964
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository