View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Efektifitas Atonik, Rootone-F dan beberapa Rhizopon AA terhadap pengakaran dan pertumbuhan stek Passiflora coccinea "Red granadilla"

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (11.04Mb)
      Date
      1995
      Author
      Laksmi, Hamida
      Krisantini
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efek berbagai zat pengatur tumbuh yaitu Rhizopon AA, Rootone-F dan Atonik dalam pengakaran dan pertumbuhan stek Passiflora coccinea. Penelitian dilaksanakan 2 tahap di Rumah Plastik C dan A PT Anggun Ayu Indah, Kecamatan Sawangan Bogor, berlangsung dari bulan Desember 1993 sampai bulan Mei 1994. Rancangan Percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan satu faktor yaitu zat pengatur tumbuh (ZPT). Faktor zat pengatur tumbuh percobaan I meliputi 6 taraf, yaitu perlakuan kontrol (A0), Rootone-F (A1), Rhizopon AA 0.5% (A2), Rhizopon AA 1% (A3), Rhizopon AA 2% (A4), dan Rhizopon AA 4% (A5). Untuk percobaan II faktor ZPT terdiri dari 7 taraf yaitu ZPT percobaan I diencerkan 10 kali ditambah perlakuan Atonik. Bahan yang digunakan pada percobaan I adalah stek batang yang terletak 2 ruas dari pucuk. Percobaan II menggunakan stek batang yang berdiameter lebih besar sama dengan 0.5 cm. Kedua percobaan menggunakan stek batang dengan panjang 25 30 cm. Peubah-peubah yang diamati pada penelitian ini meliputi pengamatan dimedia perakaran dan setelah bibit ditransplanting. Pengamatan pada media perakaran meliputi persentase stek segar, persentase stek mati, persentase stek berakar, persentase stek bertunas, jumlah akar utama dan panjang akar. Pengamatan setelah transplanting meliputi persentase bibit hidup, panjang tunas dan jumlah daun tunas utama. Perlakuan kontrol memberikan persentase stek berakar yang baik, tetapi jumlah akar sedikit sehingga tidak mendukung daya hidup dan daya tumbuh bibit setelah transplanting. Perlakuan Rhizopon AA 0.05% memberikan persentase stek berakar terbaik dengan jumlah akar utama banyak sehingga daya tumbuh bibit setelah transplanting baik. Per- lakuan ini merupakan cara terefektif dibandingkan perlakuan lain. Perlakuan Rhizopon AA dengan konsentrasi IBA lebih besar dari 0.05% memberikan hasil yang kurang baik. Perlakuan Rootone-F memberikan hasil yang lebih baik dari pada perlakuan Atonik, tetapi total bibit yang hidup lebih rendah dibandingkan perlakuan Rhizopon AA 0.05 %...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148961
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7624]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository