View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Studi tentang asam fenol dan emisi metana dari dekomposisi bahan organik dalam keadaan anaerob pada andosol pangalengan dan hidromorfik kayuangung

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1.110Mb)
      Date
      1991
      Author
      Widodo, Triyono
      Sabiham, Supiando
      Sudadi, Untung
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui fluktuasi asam fenol dan gas metana (CH4) yang dihasilkan pada dua keadaan temperatur dari dekomposisi anaerob beberapa bahan organik yang diberikan pada dua jenis tanah tergenang. Disamping itu untuk mempelajari pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan produksi padi (Oryza sativa) varietas IR-64. Penelitian ini terbagi atas dua tahap. Tahap pertama merupakan percobaan laboratorium untuk menganalisa senyawa yang dihasilkan oleh proses dekomposisi bahan organik dalam keadaan anaerob, serta mempelajari reaksi pH dan potensial reduksi-oksidasi tanah akibat penggenangan. Tahap kedua merupakan percobaan rumah kaca untuk mempelajari pertumbuhan dan produksi padi sawah varitas IR-64. Perlakuan yang diberikan dalam penelitian ini terdiri dari jenis tanah, macam bahan organik dan lama waktu inkubasi, serta temperatur yang hanya dilakukan pada tahap di laboratorium. Jenis tanah yang digunakan yaitu Andosol dari Pangalengan dan Hidromorfik dari Kayuagung, bahan organik yang diberikan terdiri dari kontrol, Calopogonium mucunoides, kotoran biri-biri dan jerami padi dengan takaran 5 ton/ha. Inkubasi bahan organik dilakukan selama 0, 2, 4, 6 dan 8 minggu. Percobaan laboratorium dilaku- kan pada dua keadaan temperatur yaitu 20°C dan 35°C. Pengukuran di laboratorium dilakukan terhadap (1) pH, (2) Eh (3) Asan Fenol, dan (4) gas CH4. Untuk percobaan di rumah kaca dilakukan pengukuran terhadap (1) tinggi tanaman, (2) jumlah anakan, (3) bobot gabah total, (4) bobot gabah bernas dan (5) bobot brangkasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan bertambah- nya lama inkubasi nilai pH tanah semakin meningkat dan cenderung mendekati pH netral dan Eh tanah semakin menurun (negatif). Jenis tanah, macan bahan organik dan temperatur mempengaruhi nilai pH dan Eh tanah. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148960
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2825]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository