Studi awal keberadaan Bulu Seribu, Acanthaster planci (Linn.1758), di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara
View/ Open
Date
1994Author
Chandradewi, Irene Paulina
Eidman. M.
Soekarno, R.
Metadata
Show full item recordAbstract
Acanthaster planci merupakan salah satu jenis bintang laut terbesar di dunia dengan jumlah duri yang sangat banyak di permukaan tubuhnya sehingga di Kep. Seribu lebih dikenal dengan nama Bulu Seribu. Hewan ini mempunyai kemampuan untuk merusak terumbu karang di daerah yang luas bila sedang terjadi ledakan populasi.
Penelitian yang diikuti oleh penulis merupakan program kerjasama ASEAN Australia di bidang Marine Science Coastal Living Resources yang dilaksanakan. oleh Puslitbang Oseanologi LIPI di Kep. Seribu. Selain hasil pengamatan yang dilakukan oleh penulis sejak April Juni 1993, dipergunakan pula hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Puslitbang Oseanologi LIPI sejak tahun 1992.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan modifikasi dari metode manta tow. Pada metode ini, pengamat berenang santai (snorkelling) sejajar pantai di luar terumbu karang yang mengelilingi setiap pulau. Jumlah setiap individu A. planci yang ditemukan dicatat setiap 10 kayuhan berenang secara berturut hingga seluruh terumbu karang selesai diamati.
