Pengaruh waktu pemberian giberelin (GA3) pada fase pembungaan terhadap kualitas dan kuantitas benih Pinus merkusii Jungh et de Vriese
Abstract
Peneletian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu pemberian GA, pada fase pembungaan terhadap kualitas dan kuantitas benih P. merkusii. Sebagai penunjang juga dilakukan studi makroskopis dan mikroskopis tunas, bunga betina dan jantan P. merkusii.
Hipotesis yang digunakan adalah waktu pemberian GA, berpengaruh terhadap pembungaan, kualitas dan kuantitas benih P. merkusii.
Penelitian ini dilakukan di BKPH Manglayang Timur, KPH Sumedang, Perum Perhutani Unit III Jawa Barat pada bulan April 1995 sampai Nopember 1995.
Bahan yang digunakan adalah tegakan P. merkusii berumur 3 tahun, GA3, etanol 90%, aquades, media agar, polen P. merkusii yang telah masak, kertas merang dan label. Alat yang digunakan adalah bor, injektor, gelas ukur, cawan petri, mikroskop dan inkubator.
Rancangan percobaan yang digunakan adalah RAK dengan 1 faktor perlakuan yaitu waktu pemberian GA3. Perlakuan yang diberikan adalah: T1: 3 Mei 1995, T2: 10 Mei 1995, T3: 17 Mei 1995, T4: 24 Mei 1995, T5: 31 Mei 1995, T6: 7 Juni 1995, T7: 14 Juni 1995, T8: 21 Juni 1995, T9: 28 Juni 1995 dan kontrol. Penentuan waktu pemberian ini berdasarkan informasi dari lapang tentang waktu pembungaan. Setiap perlakuan terdiri dari 1 pohon dan diulang sebanyak 10 kali. Konsentrasi yang digunakan 30 mg GA, per 1 ml etanol.
Pengamatan dilakukan terhadap jumlah bunga jantan dan betina, pertambahan jumlah tunas vegetatif, parameter kualitas dan kuantitas benih P. merkusii serta tunas, bunga betina dan bunga jantan secara makroskopis dan mikroskopis.
Pengecambahan polen dilakukan dengan menginkubasikan polen pada media agar selama 3 x 24 jam.
Pemberian GA, pada percobaan ini tidak memberikan hasil yang sesuai seperti yang diinginkan dalam tujuan penelitian. Hal ini terlihat dari hasil pengamatan sete- lah aplikasi GA, tidak satupun pohon pinus yang menghasilkan bunga betina, sehingga tidak dapat diketahui pengaruh GA, terhadap kualitas dan kuantitas benih P. merkusii…dst
