View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penggunaan efective microorganism 4 (EM4) dan bahan organik pada tanaman jahe (Zingiber officinale Rose.) jenis badak

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (12.01Mb)
      Date
      1995
      Author
      Sugihmoro
      Wiroatmodjo, Joedojono
      Anas, Iswandi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberi- an M4 dan bahan organik terhadap pertumbuhan dan produksi jahe Badak yang dipanen muda. Penelitian dilakukan di Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian IPB mulai bulan Mei sampai September 1994. Bahan dan alat yang digunakan adalah tanah Latosol Darmaga, bahan organik (Basrof dan Sampah Kota), larutan EM, pupuk NPK, rimpang jahe jenis Badak umur 10 bulan, Agrimycin, abu dapur, jerami padi, pipa paralon, dan ember plastik warna hitam. Rancangan Penelitian yang digunakan adalah faktorial 3 x 5 dalam acak lengkap dengan ulangan tidak sama. Faktor pertama adalah pemberian EM4 dengan taraf Ag (0 ml/l air), A₁ (10 ml/1 air) dan A2 (20 ml/1 air). Faktor kedua adalah pemberian bahan organik, yaitu Bo (0 ton/ha), Bs1 (10 ton/ha), Bs2 (20 ton/ha), Sk₁ (10 ton/ha) dan Sk2 (20 ton/ha). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian EM, mem- berikan pengaruh nyata terhadap jumlah daun (8 MST), jumlah tunas, bobot kering akar dan rimpang. Walaupun bobotnya masih rendah, pemberian EM4 mampu meningkatkan bobot rimpang. Bahan organik memberikan pengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati. Sampah kota memberikan pengaruh nyata dalam meningkatkan jumlah tunas, jumlah daun, bobot akar, daun, batang, rimpang dan total biomasa jahe. Dosis sampah kota 20 ton/ha lebih baik dibanding- kan dosis yang lebih rendah 10 ton/ha. Sedangkan pembe- rian Basrof berpengaruh nyata dalam menurunkan pertumbuhan dan produksi jahe kecuali terhadap bobot akar. Dosis 20 ton Basrof/ha semakin memberikan pengaruh kurang baik dibandingkan dosis 10 ton/ha. Hal ini diduga karena terlalu tingginya kandungan hara dalam Basrof. Kombinasi EM4 dengan sampah kota mampu meningkatkan jumlah tunas dan bobot rimpang basah walaupun tidak berbe- da nyata serta secara nyata meningkatkan jumlah daun dan bobot kering rimpang. Kombinasi EM4 dengan Basrof menu- runkan semua parameter pertumbuhan dan produksi kecuali terhadap bobot akar. Produksi rimpang tertinggi dicapai pada kombinasi EM4 20 ml/1 air dengan sampah kota 20 ton/ha yaitu sebesar 150 g/rumpun (bobot basah) dan 20.37 g/rumpun (bobot kering)….
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148800
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository