Pengaruh elevasi dan jarak tanam terhadap pemakaian air pada tanaman selada keriting (Lactuca sativa L. var. capitata) secara hidroponik sistem manual
Abstract
Penelitian ini berlangsung sejak awal bulan juli 1988 dan selesai pada akhir bulan September 1988 di 2 lokasi yang berbeda ketinggiannya yaitu Kebun Percobaan Sub Balai Penelitian Hortikultura di Cipanas (± 1100 m dpl) dan Ke- bun Percobaan Stasiun Klimatologi Klas I Darmaga, Wilayah II di Bogor (± 260 m dpl). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan banyaknya air yang dibutuhkan oleh selada keriting (Lactuca sativa L. var. capitata) a- pabila ditanam pada 2 daerah yang berbeda ketinggiannya dan juga dengan perbedaan jumlah populasi persatuan luas yang ditanam dengan menggunakan sistim budidaya hidroponik kultur pasir.
Bahan tanaman yang dipergunakan berasal dari Cipanas. Sistim hidroponik yang dipergunakan adalah sistim terbuka dengan media tanam pasir sungai yang telah disucihamakan dengan pestisida fumigan Basamid G. Sumber air diperoleh dari mata air (di Cipanas) dan dari sumur pompa (di Darma- ga), pemupukan diberikan hanya dari Gandasil D dengan meng- gunakan sistim irigasi sub permukaan.
Perlakuan yang diberikan meliputi 2 faktor yaitu fak- tor elevasi (A) dan faktor jarak tanam (B) yang masing-masing ...
