View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Marine Science And Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Marine Science And Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Ekotipologi lamun di di Perairan Pulau Panjang Bojonegara, Teluk Banten

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (4.860Mb)
      Date
      2009
      Author
      Zulkarnain, Intan
      Bengen, Dietriech G.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki lebih dari 17.000 pulau dengan panjang garis pantai 95.181 km, memiliki potensi sumberdaya pesisir dan laut yang sangat besar. Di wilayah pesisir dapat dijumpai berbagai ekosistem, seperti mangrove, estuari, padang lamun, dan terumbu karang. Padang lamun adalah ekosistem pesisir yang ditumbuhi oleh tumbuhan lamun sebagai vegetasi yang dominan dan memiliki peranan ekologis yang sangat penting, karena berfungsi sebagai produsen primer dan sebagai tempat asuhan, tempat berlindung, tempat mencari makan, tempat tinggal atau tempat migrasi berbagai jenis biota laut. Berdasarkan realitas tersebut di atas maka penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk mengkaji jenis-jenis lamun dan struktur komunitasnya di Pulau Panjang. Penelitian dan pengambilan sampel dilaksanakan pada bulan Juni 2008 bertempat di Perairan Pulau Panjang. Lokasi penelitian dibagi menjadi 3 stasiun yang masing-masing terdiri dari 3 substasiun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan transek garis dan transek kuadrat. Parameter biologi yang diukur adalah kerapatan dan persen penutupan lamun, Indeks Nilai Penting (INP), pola pemencaran dan pengelompokan lamun. Parameter fisika dan kimia yang diukur meliputi kedalaman, kecerahan, kecepatan arus, suhu, substrat, pH, salinitas, oksigen terlarut (DO), nitrat, dan fosfat. Pengukuran parameter fisika dan kimia silakukan secara in-situ kecuali analisis nitrat, fosfat, dan substrat dilakukan di Laboratorium Produktivitas Lingkungan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Jenis-jenis lamun yang ditemukan dalam penelitian ini terdiri dari 4 jenis yang terbagi dalam 2 famili yaitu famili Hydrocharitaceae yang meliputi jenis Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, dan Halophila spinulosa famili Potamogetonaceae yang meliputi Cymodocea rotundata. Stasiun 1 didominasi oleh Cymodocea rotundata, stasiun 2 dan 3 didominasi oleh Thalassia hemprichii. Nilai INP tertinggi dimiliki oleh Thalassia hemprichii, dan nilai INP terndah dimiliki oleh Halophila spinulosa. Berdasarkan nilai Indeks Morisita didapat bahwa pola pemencaran tiap spesies lamun pada 3 stasiun pengamatan cenderung acak. Berdasarkan indeks Bray-Curtis stasiun-stasiun pengamatan terbagi atas 2 kelompok besar. Kelompok yang memiliki tingkat kesamaan paling tinggi terdiri dari substasiun 2.1 dan 2.2 dengan tingkat kesamaan sebesar 95,64 %. Nilai parameter fisika yang didapat bervariasi. Pada stasiun 1 didapat nilai suhu sebesar 32 °C, kecepatan arus 0,225 m/detik, pH 8, DO 11,04 ppm, salinitas 30‰, kecerahan 100%, kedalaman 25,5 cm, nitrat kurang dari 0,001 mg/l, fosfat kurang dari 0,005 mg/l, serta substrat yang terdiri dari pasir 96,64 %, dan debu 3,36 %. Pada stasiun 2 didapat nilai suhu sebesar 30 °C, kecepatan arus 0,339 m/detik, pH 8, DO 10,44 ppm, salinitas 30‰, kecerahan 100%, kedalaman 49,83 cm, nitrat kurang dari 0,001 mg/l, fosfat kurang dari 0,005 mg/l, serta substrat yang terdiri dari pasir 98,22 %, dan debu 1,78 %. Pada stasiun 3 didapat nilai suhu sebesar 29 °C, kecepatan arus 0,058 m/detik, pH 8, DO 10,03 ppm, salinitas 30‰, kecerahan 100%, kedalaman 63,73 cm, nitrat kurang dari 0,001 mg/l, fosfat kurang dari 0,005 mg/l, serta substrat yang terdiri dari pasir 94,81 %, dan debu 5,19 %. Berdasarkan nilai-nilai parameter fisika-kimia yang didapat, perairan pantai Pulau Panjang merupakan tempat yang sesuai untuk tempat hidup lamun.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148675
      Collections
      • UT - Marine Science And Technology [2094]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository