View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Marine Science And Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Marine Science And Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Telaah ekologis komunitas makrozoobenthos di perairan ekosistem hutan mangrove Mayangan, Pamanukan, Subang

      Thumbnail
      View/Open
      full text (12.88Mb)
      Date
      2003
      Author
      Triyono
      Purwanto, Joko
      Yulianda, Fredinan
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Perairan hutan mangrove merupakan salah satu bentuk ekosistem di kawasan estuaria yang sangat khas dan sensitif terhadap perubahan lingkungan. Selain terdiri dari vegetasi mangrove, perairan ekosistem hutan mangrove tersusun atas spesies unik dari jenis benthos, plankton, alga, ikan maupun invertebrata lainnya. Degradasi hutan mangrove akibat penebangan untuk areal tambak maupun untuk pembukaan lokasi wisata serta adanya abrasi yang merusak vegetasi mangrove dapat mempengaruhi kondisi fisika, kimia dan biologi yang ada dalam ekosistem, salah satunya adalah benthos. Perubahan perairan ekosistem hutan mangrove dapat menimbulkan perubahan struktur komunitas benthos. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas makrozoobenthos serta interaksinya dengan karakteristik habitat pada perairan ekosistem hutan mangrove Mayangan, Pamanukan, Subang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat merepresentasikan kualitas lingkungan perairan hutan mangrove dengan mengacu pada kualitas biologisnya (makrozoobenthos). Penelitian dilaksanakan pada tangggal 12-13 Januari dan 9-10 Februari 2002, di perairan hutan mangrove Mayangan, Pamanukan, Subang. Penelitian dilakukan pada 6 stasiun yang terbagi ke dalam dua daerah. Stasiun I, II dan III berada di tepi pantai, Stasiun IV, V dan VI berada menjauh dari pantai ke arah daratan. Parameter fisika-kimia perairan yang terukur di lokasi penelitian kondisinya masih cukup baik untuk pertumbuhan dan perkembangan makrozoobenthos. Suhu berkisar antara 28°-32° C, salinitas 5-2400, pH 7,5-8, oksigen terlarut 3,0-6,2 mg/l, kedalaman 20-95 cm, kecerahan 58-100%, C-organik 0,32-4,28% dan bahan organik 0,55-7,38%. Analisis kondisi fisika-kimia perairan dengan Indeks Kesamaan Canberra menunjukkan keadaannya relatif homogen dengan tingkat kesamaan di atas 60%, ini berarti bahwa kondisi habitat yang dikelompokkan berdasarkan parameter fisika-kimianya cenderung identik atau sama.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148672
      Collections
      • UT - Marine Science And Technology [2094]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository