Kandungan logam berat dalam badan air dan sedimen di Muara Sungai Way Kambas dan Way Sekampung, Lampung
View/ Open
Date
1999Author
Nanty, Indira Hutri
Sanusi, Harpasis S.,
Hariyadi, Sigid
Metadata
Show full item recordAbstract
Logam berat merupakan polutan yang umumnya menimbulkan pencemaran di perairan pantai negara-negara yang sedang berkembang termasuk Indonesia. Logam berat dalam jumlah berlebih akan bersifat racun dan dapat mengakibatkan kematian bagi organisme. Pada bulan Juli Desember 1998, Penulis bersama Tim P3O-LIPI, Jakarta telah melakukan penelitian di muara Sungai Way Kambas dan Way Sekampung, Lampung antara lain untuk mengetahui ada tidaknya pencemaran logam berat di kedua lokasi tersebut.
Pengambilan contoh air dan sedimen dilakukan di 7 buah stasiun pengamatan pada masing-masing muara sungai, pada bulan Juli 1998 (saat air surut) dan September 1998 (saat air pasang). Parameter fisika dan kimiawi perairan seperti arus, suhu, pH, dan salinitas diamati secara in situ, sedangkan pengukuran TSS dan turbiditas dilakukan di Laboratorium Lapangan. Contoh air yang akan dianalisis kandungan logam beratnya dimasukkan ke dalam botol yang terbuat dari bahan polietilen, kemudian diawetkan dengan HNO3 pekat. Adapun contoh sedimen dimasukkan ke dalam botol plastik bersegel dan didinginkan dengan es. Contoh air dan sedimen tersebut kemudian dianalisis di Laboratorium Kimia Lingkungan P3O-LIPI, Jakarta dengan Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Data hasil analisis kemudian disajikan secara deskriptif dan pengujian statistik, yaitu dengan menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak, Indeks Canberra Metric, dan Indeks Beban
Pencemar. ...
