View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Marine Science And Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Marine Science And Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Studi dinamika massa air di perairan Laut Banda dan Laut Flores pada bulan Agustus dan September 1993 dengan menggunakan metode geostrofik

      Thumbnail
      View/Open
      full text (23.64Mb)
      Date
      1999
      Author
      Istiadjie, Ismail
      Rahardjo, Santoso
      Atmadipoera, Agus Saleh
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari karakteristik fisik khususnya suhu, salinitas, densitas (sigma-t), kedalaman dinamik, arus, dan menduga besarnya volume air yang melalui lokasi penelitian. Data yang digunakan untuk penelitian ini didapatkan dari hasil pelayaran ARLINDO MIXING pada bulan Agustus dengan menggunakan K.A.L Baruna Jaya I. September 1993 Data suhu dan salinitas yang didapat digunakan untuk menghitung sigma-t, volume spesifik, anomali volume spesifik, dan anomali kedalaman dinamik yang didasarkan atas rumus dari Knudsen (1901) dalam Neumann and Pierson (1966). Data anomali kedalaman dinamik yang diperoleh digunakan dalam perhitungan arah dan kecepatan absolut arus geostrofik (Pond dan Pickard, 1983). Data kecepatan absolut lebih lanjut digunakan untuk menghitung besarnya volume transport. Nilai suhu pada transek Banda secara keseluruhan terlihat hampir seragam baik secara nilai maupun bentuk (polanya). Demikian juga untuk transek Flores. Apabila diperhatikan lebih jauh lagi ternyata ada variasi yang cukup jelas untuk kedalaman 0 m sampai 300 m. Pada transek Banda mulai dari kedalaman 0-50 m sebaran suhu terlihat merata, hampir menunjukkan angka yang sama. Mulai kedalaman ini suhu menunjukkan adanya penurunan yang cukup bervariasi antar stasiunnya. Pada kedalaman 100 m suhu tertinggi terjadi pada stasiun 71 (22 °C) dan terendah pada stasiun 66 (19 °C). Sedangkan pada kedalaman 200 m suhu tertinggi terjadi pada stasiun 63 (14.5 °C) dan suhu terendah pada stasiun 66 (12.5 °C). Pada transek Flores juga terlihat hal yang hampir sama yaitu berkisar antara 50 m sampai 90 m. Nilai suhu tertinggi pada kedalaman 80 m terjadi pada stasiun 89 (26 °C) sedangkan nilai terendah pada stasiun 92 (22 °C). Pada kedalaman 200 m nilai suhu tertinggi pada stasiun 90 (15°C) dan terendah pada stasiun 91 (12 °C).
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148590
      Collections
      • UT - Marine Science And Technology [2094]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository