View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh kadar air awal terhadap penurunan vigor dan upaya invigorasi benih kakao (Theobroma cacao L.)

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (13.26Mb)
      Date
      1996
      Author
      Robi, Armie
      Budiarti, Tati
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penga- ruh kadar air awal terhadap penurunan vigor benih kakao (Theobroma cacao L.) dan upaya penggunaan air, zat penga- tur tumbuh (NAA dan GA3) serta air kelapa untuk memper- baiki perkecambahan dan pertumbuhan benih kakao yang menurun setelah pengeringan. Percobaan I terdiri dari tiga faktor yaitu lama konservasi (1 dan 4 minggu), kadar air awal (35-38%, 30-33%, 25-28%) dan perlakuan benih yaitu kontrol, air, air kelapa 100%, air kelapa 50%, NAA: GA3 (10:10), dan NAA: GA3 (5:5) ppm. Percobaan II terdiri dari tiga faktor yaitu lama konservasi (5, 12, dan 19 hari), perlakuan benih (kontrol, air kelapa 50%, NAA: GA 3 5:5 ppm) dan kadar air awal (± 37.16%, ± 36.41%, ± 28.13%, ± 25.27%, ± 20.87%). Rancangan percobaannya adalah Rancangan Petak-petak Terbagi (Split-split Plot Design) dengan rancangan dasar Rancangan Acak Kelom- pok faktorial dengan tiga faktor. Percobaan I Perlakuan perendaman benih menggunakan air, air kelapa dan NAA: GA3 berpengaruh terhadap viabilitas dan vigor benih dengan hampir semua tolok ukur pengamatan yang digunakan, kecuali potensi tumbuh. Perendaman dengan air kelapa 50% dan NAA: GA3=5:5 ppm memiliki pengaruh yang lebih baik terhadap perbaikan perkecambahan dan pertumbuhan bibit daripada air, air kelapa 100% dan NAA: GA3=10:10 ppm. Namun antara air kelapa 50% dan NAA: GA3=5:5 ppm tidak terdapat perbedaan yang nyata dalam pengaruhnya terhadap perbaikan vigor dan pertumbuhan bibit. Percobaan II Kadar air awal benih berpengaruh terhadap viabilitas dan penurunan vigor benih. Benih dengan kadar air yang rendah menghasilkan penurunan viabilitas dan vigor yang lebih cepat. Penurunan vigor dengan tolok ukur keserempakan tumbuh terjadi sangat cepat pada kadar air awal benih 28.13% dan semakin menurun pada kadar air 25.27% dan 20.87%. Sedang- kan untuk tolok ukur tinggi bibit penurunan tinggi baru terjadi pada kadar air 25.27% dan semakin menurun pada kadar air 20.87%....
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148553
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository