Kondisi terumbu karang ditinjau dari penutupan bentuk pertumbuhan karang batu (Scleractinta) di Pulau Panaitan Taman Nasional Ujung Kulon, Kabupaten Pandeglang, Jawa Barat
View/ Open
Date
1997Author
Mumin, Mas
Dahuri, Rokhmin
Iskandar, Budhi Hascaryo
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memperolieh gambaran mengenai kondisi ekologis terumbu karang di Pulau Panaitan, Taman Nasional Ujung Kulon yang berkaitan dengan bentuk-bentuk pertumbuhan karang (life forms) dan struktur komunitas ekosistem terumbu karang ditinjau dari persentase penutupan karang batu.
Pengambilan data lapangan dilakukan di perairan Pulau Panaitan, Taman Nasional Ujung Kulon, dari tanggal 21 Mei sampai 2 Juni 1997. Lokasi penelitian terdiri dari 8 stasiun pengamatan.
Metode pengamatan dilakukan dengan transek garis (line transect) sepanjang 30 meter pada 2 kedalaman, yaitu 3 dan 10 meter, sejajar dengan garis pantai mengikuti kontur kedalaman. Komponen penyusun dasar ekosistem terumbu karang yang diamati dikelompokkan berdasarkan Structural Analysis of Life Form (Bradbury dan Young, 1981 dalam Dartnal dan Jones, 1986). Data hasil pengamatan dianalisis berdasarkan persentase penutupan bentuk pertumbuhan biota karang (UNEP, 1993), Indeks Keanekaragaman (H'), Indeks Keseragaman (E), dan Indeks Dominansi (C), Indeks Kesamaan Bray-Curtis (Clifford dan Stephenson, 1975) dan Analisis Grafik Frontier (Frontier, 1985).
Suhu permukaan perairan pada saat pengukuran di lokasi pengamatan
berkisar antara 28.0°C hingga 29.5°C, dengan rata-rata 28.6°C. Salinitas perairan
pada kedalaman 3 meter berkisar antara 34.0% hingga 35.000, dengan rata-rata
34.5%, dan pada kedalaman 10 meter salinitasnya sebesar 35.00% Kecerahan
perairan terumbu karang di semua lokasi pengamatan pada kedalaman 3 dan 10
meter sebesar 100%. Kecepatan arus permukaan di lokasi pengamatan berkisar
antara 0.21 hingga 0.80 meter/detik, dengan derajat keasaman (pH) berkisar antara
7 hingga 7.5.
Terumbu karang yang mengelilingi Pulau Panaitan, Taman Nasional Ujung Kulon merupakan tipe terumbu karang tepi/pantai (fringing reefs). Hampir seluruh perairan pantainya mempunyai substrat pasir putih dengan campuran patahan- patahan karang. ...
