Pengaruh Cara Ekstraksi, Kondisi Simpan Dan Lama Penyimpanan Terhadap Viabilitas Benih Mengkudu (Morinda Citrifolia L.)
Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh carn ekstraksi benih, kondisi simpan dan lama penyimpanan terhadap viabilitas benih mengkudu (Morinda citrifolia L.). Penelitian ini menggunakan rancangan acak ke1ompok faktorial dengan tiga faktor. Faktor pertama adalah cara ekstraksi benih yang terdiri empat taraf yaitu benih direndam dengan air selama 30 menit (E 1), benih digosok dengan abu gosok (E2), benih direndam dengan kapur tohor 30 gil selama 15 menit (E3) dan benih direndam dengan deterjen 1% selama 20 menit (E4). Faktor kedua adalah kondisi simpan yang terdiri dari dua taraf yaitu kondisi kamar (S 1) dan ber-AC (S2). Faktor ketiga adalah peri ode simpan yang terdiri dari 7 taraf yaitu 0 minggu (PI), 2 minggu (P2), 4 minggu (P3), 6 minggu (P4),8 minggu (PS), 10 minggu (P6) dan 12 minggu (P7). Semua perlakuan diulang tiga kali sehingga terdapat 168 satuan percobaan. Parameter yang diamati yaitu Viabilitas Total dengan tolok ukur Potensi Tumbuh Maksimum (PTM), Viabilitas Potensial dengan totok ukur Oaya Berkecambah (DB) dan Berat Kering Kecambah Normal (BKKN), Vigor Kekuatan Tumbuh dengan tolok ukur Kecepatan Tumbuh (KCT), Vigor Oaya Simpan dengan tolok ukur Keserempakan Tumbuh (KST) dan Kadar Air (KA) diukur tiap periode simpannya.

