Kera ekor panjang (Macaca fascicularis) sebagai model aterogenesis : pengaruh kelasi edta terhadap gambaran darah
View/ Open
Date
1990Author
Wibowo, B. Arief Mukti
Ungerer, Tonny
Suprayogi, Agik
Metadata
Show full item recordAbstract
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kemungkinan adanya pengaruh pada gambaran darah M. fascicularis akibat kelasi EDTA.
Pengamatan dilakukan pada 10 ekor M. fascicularis jantan berumur 78 tahun dan berat badan berkisar antara 5 6 kg dan ke-10 ekor kera ini dibagi menjadi 2 kelompok yaitu tanpa kelompok kera kelasi (5 ekor) dan kelompok kera kelasi. Adapaun parameter yang diamati adlah eritrosit, hematokrit, hemoglobin, leukosit, limfosit, monosit, neutrofil, eosinofil dan basofil. Metoda yang digunakan untuk pemeriksaan adalah hemositometer, Hematin, mikrohematokrit dan preparat ulas. asam
Kedua kelompok kera diberi perlakuan diet aterosklerosis berupa pemberian 3 butir telur ayam rebus, 20 gr dog food, makanan tambahan (ketela) setiap harinya, disamping itu juga perlakuan stress berupa cekaman sosial (pertengkar- an sesama kera dalam satu group) dan cekaman seksual (Menghalangi kegiatan seksualitas dari kera-kera tersebut).
Pengujian secara statistik untuk membandingkan jumlah rata-rata antara kelompok kera kelasi dan tanpa kelasi
Pengujian statistik dengan menggunakan rancangan acak leng- kap yang sebelumnya dilakukan uji F untuk mengetahui kesamaan varian yang ternyata mempunyai varian yang homogen.
Pengujian jumlah rata-rata secara statistik dengan taraf = 0,05. Hasil penelitian yang didapat adlah semua parameter yang diamati dari kdua kelompok kera tidak menunjukkan perbedaan yang nyata, kecuali persentase rata- rata dari neutrofil yang menunjukkan perbedaan nyata.
