View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh kelebihan Ca, Definisi Zn dan Mn terhadap pertumbuhan dan gambaran darah ayam bloiler

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (8.537Mb)
      Date
      1989
      Author
      Abdullah, Idik
      Girindra, Aisyah
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Mineral atau zat inorganik sering pula disebut abu, oleh karena sekumpulan mineral dari bahan nabati dan hewani diperoleh dengan mengabukan bahan tersebut. Mineral bersama protein, lemak, karbohidrat dan vitamin merupakan zat-zat makanan yang harus ada dalam ransum. Makanan merupakan sumber mineral esensial tetapi jumlahnya sangat terbatas untuk memenuhi jumlah yang dibutuhkan. Di dalam tubuh mineral berfungsi dalam berbagai proses tubuh yaitu dalam bentuk ion, dalam bentuk molekul, sebagai komponen-komponen dari vitamin, dalam bentuk enzim dan hormon. Mineral tidak saja diperlukan untuk berbagai tujuan di dalam tubuh, tetapi harus ada di dalam ransum dengan perbandingan antara mineral yang satu dengan yang lainnya secara tepat. Pengaruh mineral yang perlu diperhatikan dalam penyüsunan ransum adalah defisiensi dan toksisitasnya. Kebutuhan ternak terhadap mineral sangat sedikit, tetapi defisiensinya akan berakibat buruk terhadap penampilan ternak. Sedangkan terlalu banyak mineral dapat membahayakan individu dan bisa menimbulkan keracunan bagi ternak. Kelebihan Ca dalam ransum tidak saja menyebabkan keracunan oleh Ca tetapi juga meningkatkan kebutuhan unsur-unsur Mg, Fe, I, Mn, Zn, dan Cu. Sedangkan gejala defisiensi ditandai dengan kehilangan pertambahan berat ba- dan, penurunan produksi air susu, wool, telur dan daging. Penelitian ini berlangsung selama tujuh minggu dengan menggunakan 30 ekor ayam broiler umur satu hari (DOC) yang dibagi menjadi tiga kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 10 ekor dan mendapat satu perlakuan ransum. Kelompok Ro mendapatkan ransum komersil, kelompok R, mendapatkan ransum yang mengandung 1.4% Ca, 1.0% P, 0.09% Na, 18.8 ppm Mn dan 35.5 ppm 2Zn, sedangkan Kelompok R₂ mendapatkan ransum yang mengandung 1.4 % Ca, 1.0% P, O0.09% Na, 26.4 ppm Mn dan 40.5 ppm 2n. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148412
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository