View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Persentase ikatan serabut dan pengaruhnya terhadap sifat keteguhan lentur pada kayu kelapa (Cocos nucifera Linn.)

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (12.44Mb)
      Date
      1996
      Author
      Sunarwan
      Mardikanto, T.R.
      Pandit, I Ketut N.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Luas tanaman kelapa di Indonesia adalah sekitar 3.413.798 hektar, tetapi potensi batang kelapa yang besar ini belum dapat dimanfaatkan secara maksimal. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan baik pengetahuan sifat-sifat dasar kayu kelapa maupun pengetahuan tentang pola pemanfaatannya. Perlu langkah-langkah yang patut dan mungkin dilaksanakan untuk mendorong atau mendukung usaha-usaha pemanfaatan dan pengolahan kayu kelapa. Salah satu langkah untuk meningkatkan pemanfaat kayu kelapa sebagai bahan struktural, maka perlu diteliti mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kekuatan kayu kelapa, dalam hal ini elemen-elemen penyusunnya yang erat hubungannya dengan sifat mekanis. Kayu kelapa secara garis besar struktur antominya disusun oleh ikatan pembuluh (vascular bundles) yang tersebar pada paremkim dasar. Ikatan pembuluh tersebut disusun oleh elemen-elemen yang terdiri dari ikatan serabut, metaxylem, protoxylem dan phloem. Sehubungan dengan hal tersebut, maka peneliti melakukan penelitian mengenai persentase kandungan ikatan serabut dan pengaruhnya terhadap sifat keteguhan lentur (MOE dan MOR) pada kayu kelapa. Haygreen dan Bowyer (1982) menyatakan bahwa faktor yang mempunyai peranan penting sebagai penunjang kekuatan mekanis kayu adalah sel-sel serabutnya Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui persentase kandungan ikatan serabut dan pengaruhnya terhadap sifat mekanis terutama keteguhan lentur statis (MOE dan MOR) pada kayu kelapa. Metoda penelitian yang dilakukan secara mikroskopis dan makroskopis. Secara mikroskopis yaitu untuk menentu- kan persentase ikatan pembuluh dan ikatan serabut dengan pembuatan slide mikrotom dan pengukurannya menggunakan planimeter. Pengujian sifat mekanis menggunakan contoh kecil bebas cacat yang didasarkan pada British Standard Methods. Pengujian secara statistik dilakukan dengan analisis faktorial dalam rancangan acak kelompok 6 x 3 dengan 4 kali ulangan, sedangkan untuk mengetahui hubungan antara persentase ikatan serabut dengan sifat keteguhan lentur digunakan regresi linier. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase rata- rata kandungan ikatan pembuluh pada batang kelapa di bagian tepi batang 49,7279%, di bagian tengah 33,7096 % dan di bagian pusat batang adalah 19,1111 %. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148218
      Collections
      • UT - Forestry Products [2466]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository