View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pendugaan Neraca Air Sub DAS Cipeureu di Hutan Pendidikan Gunung Walat Menggunakan Model Tangki

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (10.11Mb)
      Date
      2012
      Author
      Wisanggara, Rangga
      Hendrayanto
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Daerah aliran sungai merupakan suatu satuan sistem hidrologi, di dalamnya terdapat berbagai ekosistem, baik ekosistem daratan maupun ekosistem perairan. Suatu DAS juga dapat dipandang sebagai ekosistem, yang terdiri unsur-unsur batuan, tanah, air, vegetasi dan manusia. Peran vegetasi dalam DAS, terutama hutan yang mempunyai lantai hutan (forest floor) yang rapat, berperan efektif melindungi permukaan tanah dari energi kinetis hujan, mengurangi laju dan jumlah limpasan permukaan (surface runoff). Pengelolaan lahan yang merubah penutupan lahan, sifat tanah akan mempengaruhi hasil air, baik kuantitas, kualitas, maupun waktu ketersediaan air. Model tangki (tank model) merupakan salah satu model yang cukup sederhana yang dapat digunakan untuk mempelajari respon suatu DAS terhadap hasil air. Model tangki dapat menjelaskan kehilangan awal curah hujan dan ketergantungan terhadap curah hujan sebelumnya serta mengetahui aliran dan ketersediaan air di suatu DAS. Penelitian ini dilaksanakan di sub DAS Cipeureu Hutan Pendidikan Gunung Walat (HPGW), Kabupaten Sukabumi, Propinsi Jawa Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui alih ragam hujan menjadi limpasan berdasarkan neraca air menggunakan model tangki. Luas daerah tangkapan air (DTA) sub DAS Cipeureu yaitu 17,9 Ha dengan tutupan lahan berupa hutan. Luasan tersebut terbagi kedalam dua sub DAS yaitu sub DAS Cipeureu Barat dengan luasan 8,3 Ha dan sub DAS Cipeureu Timur dengan luasan 9,6 Ha. Hasil optimasi model tangki menunjukkan hujan sebagai inflow yang terjadi di sub DAS Cipeureu selama periode simulasi lebih kecil dibandingkan dengan jumlah evapotranspirasi dan aliran. Rata-rata inflow sebesar 5,9 mm/hari, evapotranspirasi sebesar 5,2 mm/hari dan rata-rata outflow di sub DAS Cipeureu Barat dan Timur masing-masing sebesar 5,25 mm/hari dan 4,35 mm/hari. Sebagian besar outflow berupa sub-base flow sebesar 72,9 % di sub DAS Cipeureu Barat dan 70,6 % di sub DAS Cipeureu Timur. Surface flow di sub DAS Cipeureu Barat dan Timur masing-masing hanya sebesar 10,3 % dan 3,1 % dari curah hujan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148170
      Collections
      • UT - Forest Management [3207]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository