Analisis ekonomi pada industri daur ulang kertas : Suatu upaya memanfaatkan sumberdaya sisa (Waste Resources) studi kasus di PT. Pelita Cengkareng Paper & Co. Kotamadya Tangerang
Abstract
Kertas merupakan salah satu barang konsumsi yang penting dalam mendukung kehidupan sehari-hari. Konsumsi kertas Indonesia mengalami peningkatan tiap tahunnya. Dengan semakin meningkatnya konsumsi kertas, akan menyebabkan meningkatnya buangan konsumsi tersebut yaitu sampah kertas.
Proses pengolahan sampah dapat dilakukan bermacam-macam, diantaranya dengan penimbunan dan pembakaran. Kemudian terdapat sistem pengelolaan sampah yang dapat memanfaatkan kembali sampah-sampah tertentu yaitu melalui proses daur ulang. Sampah kertas merupakan salah satu jenis sampah yang memiliki potensi daur ulang terbesar. Sampah kertas ini dapat dijadikan input dalam proses produksi industri daur ulang kertas dan kemudian menghasilkan kertas industri.
Tujuan penelitian ini adalah menelaah profil industri daur ulang kertas, menelaah kesempatan kerja yang diciptakan industri daur ulang kertas dan menelaah nilai tambah yang diberikan industri daur ulang kertas terhadap sumberdaya sisa sampah kertas.
Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif dan kuantitatif (metode nilai tambah Hayami), dengan menggunakan data primer dan sekunder. Kemudian data tersebut disajikan dalam bentuk tabel dan uraian.
Permasalahan dirumuskan dengan meninjau peranan industri daur ulang kertas dalam pemanfaatan sumberdaya sisa sampah kertas, penciptaan kesempatan kerja serta adanya proses pemberian nilai tambah terhadap sampah kertas.
Pemanfaatan kembali sampah kertas pada industri daur ulang kertas telah memberikan manfaat bagi banyak pihak. Tidak hanya bagi perusahaan yang mendapatkan keuntungan dari usaha tersebut, tetapi usaha ini telah memberikan kesempatan kerja baik di dalam industri maupun di luar industri daur ulang. Di dalam industri terserap tenaga kerja sebanyak 800 orang. Di luar industri terbagi menjadi tiga kelompok yang termasuk dalam sektor informal yaitu supplier, lapak dan pemulung.
