View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh pyrantel pamoate terhadap daya embrionasi daya tetas dan daya migrasi larva Toxocara Canis ( Werner, 1782 ) pada mencit putih ( Mus musculus albinus )

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (8.081Mb)
      Date
      1989
      Author
      Djajakirana, Berlian
      Kusumamihardja, Supan
      Zalizar, Lily
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian dilaksanakan di laboratorium Helminthologi Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, mulai awal bulan April hingga akhir Mei 1989. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari pengaruh pyrantel pamoate terhadap daya embrionasi, daya tetas, dan kemampuan bermigrasi larva Toxocara canis yang dilakukan secara artifisial. tung adalah persentase Parameter-parameter yang dihitelur infektif Toxocara canis, persentase total telur yang menetas, jumlah larva yang bermigrasi pada masing-masing organ per hari, jumlah total larva pada seluruh organ per hari dan jumlah total larva tiap organ tubuh dari hari pertama sampai ke tujuh. Sebagai hewan percobaan digunakan 28 ekor mencit putih betina yang berumur antara 2 3 bulan dengan berat rata-rata 20 gram. Selanjutnya mencit dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing 14 ekor. Kelompok A untuk diinokulasi dengan telur cacing infektif yang berasal dari anjing yang diobati dengan pyrantel pamoate, dan telah diinkubasikan pada suhu kamar selama 5 minggu serta dilakukan penghitungan terhadap persentase telur infektif. Demikian pula halnya dengan kelompok B, hanya pada kelompok B ini diinokulasi dengan telur cacing infektif yang berasal dari anjing yang tidak diobati dengan pyrantel pamoate. Masing-masing kelompok tersebut diinokulasi dengan telur cacing sebanyak 400 butir tiap ekor mencit. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/147474
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository