Pengaruh pemberrian Tiga Jenis Terak Dikombinasikan Dengan Fosfor Dan Unsur Mikro Pada tanah Podzolik Dari tiga Tempat Di jasinga Terhadap Pertumbuhan Rumput Sudan(Sorghum sudanense P Stapf) tanpa Kapur Dan kedelai (Glycine nax (L) Merr) Yang Di kapur
Abstract
Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan limbah industri berupa terak terhadap pertumbuhan rumput sudan, dan tanaman kedelai. Rumput sudan dipilih sebagai tanaman indikator karena rumput sudan mempunyai persamaan dengan tebu dalam hal penyerapan unsur hara, dan dapat dipanen dalam waktu yang relatif singkat.
Pada percobaan ini terak sebagai sumber silikat yang digunakan ada tiga yaitu kalsium silikat Hawai, terak Jepang, dan terak Cilegon dengan dosis masing-masing 2 ton/ha. Percobaan dilakukan di Rumah Kaca. Parameter pertumbuhan tanaman yang diamati adalah: tinggi, bobot basah bagian atas, bobot basah akar, bobot kering bagian atas, dan bobot kering akar. Untuk tanaman kedelai selain parameter diatas, diamati pula jumlah cabang dan jumlah bintil.
Pemberian terak menaikkan tinggi, bobot basah bagian atas, bobot basah akar, bobot kering bagian atas, dan bobot kering akar rumput sudan terutama pada tanah S₁ dan S2. Kenaikkan tertinggi dicapai oleh kalsium silikat Hawai.
