View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Uji keserasian antara kedelai ( Glycine max (L.) Merill ) varietas orba, shakti, dan lima muatannya dengan lima galur bradyrhizobium japonicum

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (9.052Mb)
      Date
      1990
      Author
      Badruzsaufari
      Jusuf, Muhammad
      Hartana, Alex
      Rumawas, Fred
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari keserasian dan respons beberapa genotipe kedelai dengan beberapa galur Bradyrhizobium japonicum dan pemupukan N. Percobaan ini menggunakan rancangan petak terpisah (split plot) dengan dua kelompok. Petak utama. terdiri dari perlakuan inokulasi lima galur B. japonicum yaitu No 16, No 19, No 20, No 21, dan No 22, satu taraf pemupuk- an N, dan satu kontrol. Anak petak terdiri dari varietas Orba dan mutan-mutannya yaitu m11, m24, dan m28, serta varietas Shakti dengan dua mutannya yaitu m02 dan m03. Pengamatan dilakukan pada saat tanaman berumur 42 setelah tanam (HST) terhadap jumlah bintil, pola hari penyebaran bintil, berta kering bintil, berat kering akar, berat segar dan kering tajuk. Pengamatan lainnya, pada saat panen biji, terhadap diameter batang, berat tajuk kering matahari, jumlah cabang, jumlah buku subur, jumlah polong berisi, jumlah biji tiap tanaman, dan produksi biji tiap petak. semua galur 8. japonicum dan interaksi antara genotipe kedelai dengan galur 8. japonicum tidak menunjukan pengaruh yang berbeda nyata pada semua sifat yang diamati. Pemberian inokulan, walaupun lebih baik dari kontrol, menghasilkan respons yang lebih rendah ketimbang pemupukan N. Inokulan No 22 mempunyai kemampuan simbiosis lebih baik dibandingkan inokulan lainnya dan mutan m02 memberi- kan respons terbaik diantara genotipe kedelai yang diteliti. Produksi biji dipengaruhi oleh efektivitas simbiotik serta sifat genotipe kedelai itu sendiri, seperti jumlah cabang, jumlah buku subur, dan jumlah biji.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/147391
      Collections
      • UT - Biology [2401]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository