Studi morfologi dan anatomi guna mempelajari perubahan genetik kedelai varietas orba dan wilis akibat perlakuan colchicine
View/ Open
Date
1989Author
Herbawati, Neneng
Jusuf, Muhammad
Satrosumarjo, S.
Metadata
Show full item recordAbstract
Hibridisasi suatu species merupakan salah kegiatan utama dalam setiap program satu pemuliaan. Hibridisasi antar antar species sering menghasilkan sterilitas hibrid. Penggandaan jumlah kromosom (poliploidisasi) merupakan suatu cara untuk menghilangkan sterilitas. Usaha pengaandaan jumlah kromosom pada kedelai terbudidaya (Glycine max) varietas Orba dan Wilis telah dilakukan dan dihasilkan 7 mutan (6 mutan varietas Drba dan 1 mutan berasal varietas Wilis). berasal
Guna keperluan tersebut di atas, maka perlu dilakukan pengamatan secara mendasar terhadap morfologi dan anatomi dari ke 7 mutan tersebut.
Hasil pengamatan morfologi (sifat kualitatif dan kuantitatif) dan anatomi serta hasil pengolahan data dengan metode Analisis Gerombol dan Analisis Diskriminan memunculkan tiga kelompok yaitu: kelompok I terdiri tanaman asalnya Orba dan Wilis sebagai kontrol; kelompok II terdiri dari 0/0.5/1, 0/0.5/5 dan W/0.3/1 yang diduga. mengalami perubahan ke arah poliploidisasi dengan ciri penting umur berbunga dan umur matang lebih dalam, periode berbunga lebih lama, warna bunga ungu tua, warna daun hijau tua, jumlah polong dan biji berkurang, peningkatan jumlah kloroplas, ukuran stoma dan berkurangnya kerapatan stoma serta jaringan-jaringan sel yang bertambah besar; dan kelompok III terdiri dari 0/0.5/2, 0/0.5/3, 0/0.5/4 dan 0/0.5/6 yang diduga mengalami perubahan kearah perubahan mutasi gen biasa dengan ciri penting jumlah polong dan biji banyak.
Collections
- UT - Biology [2401]
