Sitotoksisitas Fraksi Teraktif Akar Jarak Pagar (Jatropha curcas) pada Sel Kanker Payudara MCF-7
View/ Open
Date
2015Author
Mawadah, Dyah Anna
Tohir, Dudi
Suparto, Irma Herawati
Metadata
Show full item recordAbstract
Tanaman jarak pagar (Jatropha curcas) telah digunakan sebagai obat
tradisional. Tanaman ini telah diketahui memiliki potensi sebagai antikanker.
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sitotoksisitas fraksi akar jarak pagar asal
Indonesia. Akar diekstraksi menggunakan metanol 80% dan dipartisi dengan
kloroform-air. Delapan fraksi didapatkan dari fraksi kloroform menggunakan
kromatografi kolom dengan eluen petroleum eter-aseton 15:1. Penapisan awal
dengan uji letalitas larva udang menunjukkan bahwa fraksi F4 bersifat paling
toksik pada konsentrasi 100 ppm. Enam fraksi didapatkan dari fraksionasi fraksi
F4 menggunakan kromatografi lapis tipis preparatif dengan eluen diklorometanaetil asetat 8.5:1.5. Uji sitotoksisitas pada sel lestari MCF-7 menunjukkan nilai IC50
tertinggi pada fraksi F43 (0.07 ppm) dan terendah pada fraksi F46. Berdasarkan
hasil ini, fraksi akar jarak pagar memiliki aktivitas sitotoksik dan berpotensi
sebagai antikanker. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa golongan senyawa
triterpenoid, flavonoid, dan saponin diduga berperan dalam bioaktivitas ini.
Collections
- UT - Chemistry [2295]
