View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pertumbuhan-perkembangan bagian-bagian yang dapat di makan pada kambing kacang

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (8.987Mb)
      Date
      1982
      Author
      Pane, Lenny Anfina
      Natasasmita, Asikin
      Sugana, Nana
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian mengenai pertumbuhan perkembangan bagian-bagian yang dapat dimakan pada kambing Kacang telah dilakukan di Laboratorium Ilmu Produksi Ternak Daging dan Kerja Jurusan Ilmu Produksi Ternak, Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor, dimulai pada bulan November 1981 sampai Januari 1982. Materi yang digunakan 20 ekor kambing Kacang terdiri atas 10 ekor jantan dan 10 ekor betina yang dibeli dari pedagang kambing dan berasal dari peternakan kambing rakyat. Metoda yang digunakan adalah pemotongan serial berdasarkan kisaran bobot potong 6.1 kg sampai 14.2 kg. Pemisahan karkas menjadi komponen daging, lemak, fascia dan tulang dilakukan setelah karkas kiri dibagi menjadi sembilan bagian berdasarkan standard urat daging Butterfield dan May (1966, dalam Natasasmita, 1978). Demikian pula dilakukan pemisahan komponen-komponen dari kepala, tungkai kaki dan ekor. Koleksi data dilakukan dengan menimbang komponen-komponen tubuh yang diperlukan. Dalam mempelajari pertumbuhan - perkembangan digunakan persamaan Allometrik Ya X atau log Y = log a + blog X seperti yang dikemukakan oleh Huxley (1932). Pe- ubah Y = bobot komponen tubuh yang mengalami pertumbuhan- perkembangan; peubah X = bobot keseluruhan; b= koefi- sien pertumbuhan nisbi dan a intersep regresi. Interpretasi nilai b berdasarkan Natasasmita (1978), selanjutnya untuk melihat perbedaan nilai b atau pengaruh jenis kelamin dilakukan analisa peragam menurut Snedecor dan Cochran (1968). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak didapatkan pengaruh jenis kelamin pada kecepatan pertumbuhan nisbi Bobot Tubuh Kosong (BTK) terhadap Bobot Potong (BP). Demikian juga untuk hubungan Bobot Yang Dapat Dimakan (BYD) terhadap Bobot Potong dan Bobot Tubuh Kosong. Persentase Bobot Tubuh Kosong perubahannya tidak nyata dengan meningkatnya Bobot Potong. Hal yang sama juga terjadi pada Bobot Yang Dapat Dimakan dimana perubahannya tidak nyata dengan meningkatnya Bobot Potong dan Bobot Tubuh Kosong. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/147162
      Collections
      • UT - Animal Production Science and Technology [4044]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository