View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penggunaan bahan organik pada usaha budidaya padi sawah di Indonesia : Sebuah studi ke Perpustakaan

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (15.80Mb)
      Date
      1989
      Author
      Sutanto, Usman
      F. M. Leiwakabessy
      Nugroho, Budi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penyusunan tulisan ini adalah (1) membeberkan pentingnya bahan organik untuk memperbaiki sifat tanah sawah, terütama yang berkaitan dengan produksi tanaman dan kesuburan tanah; (2) mengetahui peranan bahan organik pada usaha budidaya padi sawah. Literatur dikumpulkan dari Balai Penelitian Tanaman Pangan Cimanggu Bogor, Balai Penelitian Tanaman Pangan Sukamandi, Perpustakaan Fakultas Pertanian Universitas Pajajaran Bandung, Perpustakaan Pusat Penelitian Tanah Bogor, Perpustakaan Jurusan Tanah IPB, Perpustakaan Fakultas Pertani- an IPB, dan Perpustakaan Pusat IPB Darmaga Bogor. Metoda penulisannya bersifat Deskriftif Abstrak Formal, artinya karya yang dibuat bersifat memberikan informasi, rangkuman umum, dan nonteknis. Kadar C-organik tanah sawah di Jawa umumnya rendah, dan kebanyakan menyebar pada selang kurang dari 1% sampai 2%. Untuk meningkatkan hasil, nampaknya peluang penggunaan bahan organik cukup besar. Hal ini sehubungan dengan usaha meningkatkan hasil tanaman dan kesuburan tanah sawah. Kadar bahan organik optimum untuk tanah sawah supaya hasil maksimal padi sawah tercapai, berada pada selang 4% sampai 5% (2.3 2.9% C-organik) (Neue, dalam IRRI, 1985. a) Oleh karena itu usaha untuk meningkatkan kadar bahan organik pada tanah sawah yang umumnya berkadar C-organik rendah perlu mendapat perhatian. Potensi sumber bahan organik untuk mensuplai kebutuhan, cukup banyak. Diantaranya dapat berasal dari dua sumber yaitu, (1) dari lahan sawah, jerami pači (yang pada tahun 1988 jumlahnya sekitar 210 juta ton), sisa perakaran, gulma dan Azolla; (2) dari luar lahan persawahan, yang terpenting adalah dari kotoran ternak (ayam, babi, domba, itik, kalkun, sapi, dan sebagainya)….
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/147149
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2825]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository