View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pendugaan Ripitabilitas Sifat Konsumsi dan Konversi Ransum Puyuh

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (5.556Mb)
      Date
      1989
      Author
      Soekarman, Bram Brahmantiyo
      Mansjoer, Sri Supraptini
      Saefuddin, Asep
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini dilakukan untuk menduga nilai ripitabibilitas sifat puyuh Jepang (Coturnix coturnix japonica) dengan dua perlakuan, yaitu asal puyuh (Laboratorium Pemuliaan dan Genetika Ternak/LPG dan Golden Quail Sukabumi/SKB) dan dua jenis ransum (Rl sebagai ransum berenergi 2800 kkal/ kg ransum dan R2 ransum berenergi metabolis 3000 kkal/kg ransum dengan tingkat protein sama 24%). Data diperoleh dari 240 ekor puyuh yang terdiri atas 120 ekor puyuh jantan dikelompokan dalam kandang berisi 10 ekor dan 120 ekor betina yang ditempatkan dalam kandang individu. Nilai dugaan riritabilitas yang diperoleh untuk konsumsi ransum harian puyuh betina dan jantan rataannya her- turut-turut sebesar 0.084 dan -0.0241. Nilai puyuh yang berasal LPG relatif lebih besar nilai dugaan ripitabilitas dibanding SKB, walau secara statistik tidak berbeda, sedang untuk jenis ransum yang diberikan Lidak berbeda. Konsumsi harian puyuh betina ternyata lebih tinggi daripada jantan berturut-turut 22.44 gram/hari dan 14.65 gram/hari. Untuk konsumsi harian puyuh betina dipengaruhi oleh kandungan energi metabolis ransum dengan R2 dikonsumsi lebih sedikit dari R1, sedangkan acal puyuh tidak mempengaruhi jumlah ransum yang dikonsumsi. Puyuh jantan LPG mengkonsumsi ran- sum lebih banyak dari. SKB, yaitu sebesar 15.54 gram/hari dan 13.76 gram/hari. Nilai dugaan ripitabilitas konversi ransum puyuh betina tidak berbeda nyata untuk kedua per akuan dengan nilai bervariasi dari 0.101 sampai -0.000€ dengan rata an sebesar 0.013, begitu pula pada jantan dengan rataan nilai dugaan rinitebilitas sebesar -0.0395. Konversi ransum byata dipengaruhi oleh jenis ransum yang diberikan dengan nilai konversi untuk ransum R lebih kecil dari R1, sedang asal puyuh tidak mempengaruhi konversi ranrum. Nilai konversi ransum puyuh betina sebesar 3.300 sedang pada jantan sebesar -3.609.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/147138
      Collections
      • UT - Animal Production Science and Technology [4045]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository