View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh ketinggian tempat terhadap produksi susu dan fungsi fisiologis sapi perah fries holland (FH)

      Thumbnail
      View/Open
      full text (2.218Mb)
      Date
      1989
      Author
      Satoto, Budi
      Perwito, Heru S.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan yang menyolok antara produksi susu di daerah tropik dengan produksi susu di daerah sedang, yang merupakan daerah asal sapi perah yang kini banyak diimpor Indonesia, yaitu Fries Holland (FH). Daerah sedang dicirikan oleh terutama suhu udara yang rendah. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh perbedaan ketinggian tempat sehingga suhunya bervariasi terhadap produksi susu dan reaksi-reaksi fisiologis yang ditimbulkan sapi pada lingkungan yang berbeda. Ketinggian yang diambil adalah 1 500 m (Kecamatan Selo), 880 m (Kecamatan Cepogo), dan 418 m (Kecamatan Boyolali). Ke tiga kecamatan tersebut termasuk dalam wilayah Kabupaten Dati II Boyolali. Reaksi (fungsi) fisiologis yang diamati adalah konsumsi makanan (hijauan dan konsentrat), suhu rektal, daya tahan panas, dan kadar hemoglobin (Hb). Pengaruh ketinggian diwakili oleh THI (Indeks Suhu-Kelembaban) di tiga kecamatan tersebut. Sebagai sampel penelitian adalah sapi perah yang telah berumur 3 - 4 tahun dengan masa laktasi 4 - 7 bulan. Hasil penelitian menunjukkan, THI akan berkurang di daerah yang lebih tinggi. THI di Selo 19.17; Cepogo dan Boyolali 24.45. THI yang rendah (kurang dari 25.5) me nunjukkan tempat tersebut nyaman bagi sapi. Hal ini ditunjukkan dengan tingginya produksi di tempat yang lebih tinggi. Produksi susu rata-rata setiap ekor sapi di Selo adalah 12.72, Cepogo 7.90, dan Boyolali paling rendah yaitu 5.89 liter/hari. Persamaan yang dapat digunakan untuk menduga produksi susu,..dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/147137
      Collections
      • UT - Geophysics and Meteorology [1720]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository