View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh pemupukan Nitrogen-fospor dan intensitas naungan terhadap pertumbuhan bibit kopi robusta (Coffea canephora Pierre ex Froehner)

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (16.62Mb)
      Date
      1989
      Author
      Siahaan, Hotmian
      Wachar, Ade
      Supijatno
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk nitrogen-fosfor dan intensitas naungan serta interaksinya terhadap pertumbuhan bibit kopi Robusta. Percobaan dilakukan di Laboratorium Lapang Jurusan Budi Daya Pertanian IPB, Darmaga Bogor, mulai bulan Novem- ber 1987 sampai dengan bulan April 1988. Bahan tanaman yang digunakan bibit kopi Robusta (Coffea canephora Pierre ex Froehner) klon BP 42 x BP 358, berumur 3.5 bulan. Bahan naungan digunakan bilahan bambu dengan ukuran panjang 200 cm dan lebar 2 cm serta di atas- nya ditutup dengan plastik transparen. Perlakuan intensitas, naungan terdiri atas empat taraf yaitu 0% (So), 25% (S1), 50% (S2) dan 75% (S3), sedangkan perlakuan pemupukan nitrogen-fosfor terdiri atas tiga taraf, yaitu 0 g Urea + 0 g TSP (PO), 12 g Urea + 6 g TSP (P1) dan 24 g Urea + 12 g TSP (P2) tiap bibit. Rancangan percobaan yang digunakan Rancangan Petak Terpisah. Sebagai petak utama intensitas naungan dan sebagai anak petak dosis pupuk. Setiap perlakuan diulang tiga kali dan setiap satuan percobaan digunakan enam tanaman untuk diamati yang dikelilingi tanaman pinggir. Pupuk Urea (45% N) diberikan tiga kali, yaitu setengah dosis (awal perlakuan), seperenam dosis (8 minggu ke- mudian) dan sepertiga dosis (12 minggu kemudian). Pupuk TSP (48% P205) dan KC1 (50 % K20) dengan dosis 6 g per bibit diberikan seluruhnya pada awal perlakuan. Peubah-peubah yang diamati terhadap tanaman contoh meliputi: tinggi tanaman, diameter batang, jumlah pasang daun, luas daun terbesar, luas daun total, jumlah akar primer, bobot basah dan bobot kering tajuk maupun akar serta nisbah bobot basah dan bobot kering tajuk-akar…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/147132
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository