Pengaruh pemberian molases ases blok dalam pakan ternak terhadap protozoa dalam rumen kambing
View/ Open
Date
1989Author
Nasution, Evi Sanfitri
Sugiri, Nawangsari
Hendratno, Cornelia
Metadata
Show full item recordAbstract
Protozoa merupakan hewan bersel satu yang dapat hidup di berbagai tempat. Beberapa spesies protozoa dapat hidup di dalam tubuh ruminansia yaitu di dalam cairan rumen. Kehidupan protozoa dipengaruhi oleh derajat keasaman (pH), produksi total amonia dan asam lemak atsiri cairan rumen. Keadaan lingkungan atau cairan rumen tergantung pada pakan yang dikonsumsi oleh ternak ruminansia.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh molases blok terhadap pertumbuhan dan ragam protozoa dalam rumen kambing.
Dalam penelitian ini kambing Peranakan Etawah dewasa diberi makanan selama satu setengah bulan, terdiri dari rumput lapangan dan molases blok pada tiga ekor kambing, dan rumput lapangan saja pada tiga ekor kambing lainnya. Setelah itu dilakukan pengambilan cairan rumen, yang dera- jat keasaman (pH), produksi total amonia dan asam lemak atsiri cairan rumen diukur. Percobaan dilakukan secara faktorial dengan menggunakan rancangan acak lengkap, dengan dua taraf makanan yaitu molases blok dan rumput, tiga taraf waktu pengambilan cairan rumen yaitu 0 jam, 5 jam dan 10 jam setelah pemberian makan yang pertama. Uji polinomial ortogonal dilakukan untuk mendapatkan perbedaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan molases blok sebagai pakan ternak tidak berpengaruh nyata terhadap derajat keasaman (pH) cairan rumen, produksi total amonia dan produksi total asam lemak atsiri cairan rumen dan jumlah total protozoa. Tetapi berpengaruh nyata terhadap berat kering cairan rumen, dan menunjukkan bahwa cairan ru- men ternak yang diberi rumput saja masih mengandung banyak potongan-potongan rumput, sedangkan cairan rumen ternak yang diberi rumput dan molases blok sedikit atau tidak mengandung potongan rumput dan menampakkan bakteri yang lebih banyak. Waktu dari pengambilan cairan rumen berpenga- ruh nyata terhadap pH, jumlah protozoa B (Diplodinium) dan jumlah protozoa C (Isotricha). Demikian juga berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah protozoa total dan jumlah pro tozoa A (Entodinium).
Penambahan molases blok tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan ragam protozoa dalam cairan rumen, karena dalam cairan rumen ternak yang diberi rumput saja dan cair an rumen ternak yang diberi rumput dan molases blok, ragam protozoanya sama….
Collections
- UT - Biology [2401]
