Respon fisiologis kambing Peranakan Etawah betina dengan pemberian pakan silase dan hay dari sumber hijauan berbeda
Abstract
Kondisi lingkungan seperti pakan dapat mempengaruhi respon fisiologis
kambing. Tujuan penelitian mengkaji pengaruh pemberian pakan silase dan hay
dari sumber hijauan berbeda terhadap respon fisiologis dan profil darah kambing
Peranakan Etawah betina yang dipelihara secara intensif. Penelitian ini
menggunakan 12 ekor kambing betina berumur 4 bulan. Perlakuan dibagi menjadi
tiga kelompok jenis pakan yaitu R0 (70% konsentrat + 30% silase dan hay hasil
samping tanaman jagung), R1 (70% konsentrat + 30% silase dan hay limbah
sayuran pasar pilihan), dan R2 (70% konsentrat + 30% silase dan hay hasil
samping tanaman sorgum). Parameter respon fisiologis yang diamati adalah
respirasi, denyut jantung, suhu rektal, dan parameter profil darah (hemoglobin,
hematokrit, eritrosit, leukosit dan diferensial leukosit). Rancangan percobaan
respon fisiologi menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial
(3x3) dengan faktor utama yaitu jenis pakan dan faktor kedua yaitu observasi
waktu, sedangkan profil darah menggunakan RAL pola faktorial (3x2) dengan
faktor utama yaitu jenis pakan dan faktor kedua yaitu masa pemeliharaan. Data
dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut Tukey. Hasil penelitian
menunjukkan perlakuan pakan serta interaksi antara jenis pakan dan waktu
pengamatan tidak menunjukkan perbedaan nyata terhadap respon fisiologis, tetapi
waktu pengamatan sangat berbeda nyata (P<0.01) terhadap respirasi dan suhu
rektal. Hasil profil darah menunjukkan waktu pemeliharaan berbeda nyata
(P<0.05) terhadap leukosit, berbeda sangat nyata (P<0.01) terhadap jumlah
hemoglobin dan hematokrit, namun kedua perlakuan serta interaksinya tidak
berbeda nyata terhadap diferensial leukosit. Disimpulkan bahwa pakan silase dan
hay berbasis hijauan berbeda tidak menyebabkan cekaman fisiologis kambing.
