View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Pemotongan Paruh dan Bentuk Fisik Makanan Terhadap Performans Ayam Pedaging (Broiler)

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (9.419Mb)
      Date
      1983
      Author
      Riza, Teuku
      Sugandi, Dawan
      Hutabarat, Pittor H.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemotongan paruh dan bentuk fisik makanan terhadap performans ayam pedaging (broiler). Pada penelitian ini digunakan 50 ekor ayam pedaging yang dipotong paruhnya 1/3 bagian atas dengan "electric debeaker" pada umur satu hari dan 50 ekor ayam pedaging yang tidak dipotong paruhnya (kontrol). Makanan yang digunakan terdiri atas makanan berbentuk crumble dan berbentuk mash. Pada umur 5 minggu dilakukan pergantian makanan "starter" dengan "finisher". Rancangan percobaan digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan pola faktorial 2 X 2. Faktor pertama adalah perlakuan pemotongan paruh dan faktor kedua adalah bentuk fisik makanan. Dari hasil pengolahan data dan pembahasan menunjukkan bahwa pemotongan paruh tidak memberikan pengaruh yang nya- ta terhadap bobot badan, pertambahan bobot badan, efisiensi makanan, mortalitas, konsumsi ransum, dan konsumsi air minum. Bentuk fisik makanan memberikan pengaruh yang sangat nyata (P0.01) terhadap bobot badan dan pertambahan bobot badan pada umur 5 minggu, dimana bentuk makanan crumble menghasilkan bobot badan 13% lebih tinggi daripada ranrum berbentuk mash. Rataan bobot badan yang dihasilkan oleh ayam yang dipotong paruhnya dan diberi makanan berbentuk crumble dan makanan berbentuk mash masing-masing adalah 1515.2 gram, 1426 gram pada umur 6 minggu. Bobot badan ayam yang dipotong paruhnya dan diberi makanan berbentuk crumble dan berbentuk mash masing-masing adalah 1497.6 gram, 1442 gram. Makanan berbentuk crumble cenderung meningkatkan konsumsi ransum dan konsumsi air minum. Pemberian makanan crumble meningkatkan konversi makanan sebesar 0.01-0.16 pada umur 5 minggu, akan tetapi sebaliknya pada umur 6 minggu menurunkan konversi makanan sebesar 0.21. "Income over feed cost" yang tertinggi terdapat pada ayam yang tidak dipotong paruhnya dan diberi makanan berbentuk crumble yakni Rp 650.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/146886
      Collections
      • UT - Animal Production Science and Technology [4045]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository