View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Pemberian Kiserit Dan Dolomit Pada Tiga Takaran TSP Terhadap Pertumbuhan Dan serapan Hara Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea), Serta Sifat Kimia Podzolik Jasinga

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (10.99Mb)
      Date
      1986
      Author
      Triyoga
      Soepardi, Goeswono
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan Percobaan ialah mengetahui dan membandingkan pengaruh pemberian magnesium dari dua sumber, yaitu kiserit dan dolomit pada tiga takaran TSP terhadap pertumbuhan dan serapan hara tanaman kacang tanah, serta sifat kimia Podzolik Jasinga. Percobaan dilakukan di rumah kaca dan dilanjutkan de- ngan analisis laboratorium. Kiserit, dolomit, dan TSP merupakan bahan yang digunakan sebagai perlakuan. Perlakuan Mg terdiri dari pembe- rian kiserit, pemberian dolomit, dan tanpa Mg. Perlakuan TSP merupakan tiga takaran TSP, yaitu 250, 500, dan 750 kg/ha. Pemberian kiserit merupakan patokan untuk pemberian dolomit, yaitu 250 kg/ha kiserit atau setara dengan 14.1 ppm Mg. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap Fak- torial 3 x 3 dengan 3 ulangan. Pengaruh kiserit dan dolomit lebih terlihat terhadap perakaran daripada bagian atas tanaman, namun demikian tampak bobot kering bagian atas juga meningkat. Kiserit dan dolomit meningkatkan serapan Mg, N, dan P, tetapi menurunkan serapan K. Kiserit menurunkan serapan Ca, sedangkan dolomit sedikit meningkatnya, Dolomit menurunkan Al-dd dan kejenuhan Al, meningkat- kan Mg-dd dan Ca-dd, meningkatkan kejenuhan basa, mening- katkan P-tersedia, dan menurunkan KTK. Kiserit meningkat- kan Al-dd dan kejenuhan Al, meningkatkan Mg-dd, menurunkan Ca-dd, meningkatkan kejenuhan basa, dan menurunkan KTK. Hasil percobaan menunjukkan bahwa penggunaan dolomit sebagai sumber Mg lebih menguntungkan daripada kiserit. Pemupukan TSP juga lebih terlihat pengaruhnya terha- dap perakaran, namun demikian bobot kering bagian atas ta- naman juga meningkat dengan semakin tingginya takaran TSP. Serapan hara umumnya meningkat hingga takaran TSP 750 kg/ha. Perakaran yang lebih baik serta aktifnya pemindahan energi dalam tanaman menyebabkan kemampuan tanaman menyerap hara akan meningkat pula. Ke jenuhan Al dan Al-dd menurun pada takaran TSP yang lebih tinggi, TSP juga meningkatkan P-tersedia dan N-total. Interaksi antara pemberian Mg dengan takaran TSP tidak nyata….
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/146824
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2825]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository