Komposisi Karkas Dan Lemak Rongga Tubuh Itik Mandulang (Anarina) Yang Diambil Dari Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor Jawa Barat
View/ Open
Date
1989Author
Luthfi, Khaidir
Hutabarat, Pittor S.
Herman, Rachmat
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, mulai bulan Oktober sampai Desember 1988. Tiga puluh dua ekor Itik Mandalung, yang diambil dari Desa Petir Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor Jawa Barat, digunakan untuk diteliti potensi produksinya, dengan mempelajari karkas, komponen karkas dan lemak rongga tubuhnya. Rataan bobot potong adalah 2 055 118 g untuk jantan dan 1 217 136 g untuk betima. Itik ini telah dipelihara di Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor dengan perlakuan sama, untuk menyesuaikan diri pada lingkungan sama. Sebelum dipotong, itik dipuasakan terhadap makanan dan air minum tetap diberikan. Data yang diperoleh dinyatakan dalam bobot dan persentase. Pengaruh jenis kelamin terhadap peubah yang diamati, dipelajari dengan analisis peragam (Co-variance).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan persentase karkas relatif terhadap bobot potong dan bobot tubuh kosong sebesar 65.76 dan 66.62% untuk jantan serta 63.02 dan 63.86% untuk betina. Rataan persentase lemak rongga tubuh relatif terhadap bobot potong dan bobot tubuh kosong adalah 0.53 dan 0.54% untuk jantan serta 1.94 dan 1.96% untuk betina. Rataan persentase komponen karkas relatif terhadap bobot potong, bobot tubuh kosong dan bobot karkas dingin untuk jantan dan betina masing-masing 21.91, 22.20, 60.68 dan 18.82, 19.12, 54.71% otot; 1.18, 1.20, 3.26 dan 2.31, 2.34, 6.60% lemak, 4.86, 4.92, 13.48 dan 4.59, 4.66, 13.38% tulang serta 5.89, 5.96, 16.22 dan 6.95, 7.04, 20.09% kulit.
Pengaruh jenis kelamin tidak nyata terhadap bobot karkas pada bobot potong dan bobot tubuh kosong sama. Itik Mandalung betina sangat nyata (P/ 0.01) memiliki bobot lemak rongga tubuh yang lebih tinggi daripada itik jantan pada bobot potong dan bobot tubuh kosong sama. Bobot otot dan tulang itik jantan sangat nyata (P/ 0.01) lebih tinggi daripada betina, tetapi lemak karkas sangat nyata lebih tinggi itik betina daripada jantan, pada bobot potong, bobot tubuh kosong dan bobot karkas dingin saта. Pengaruh jenis kelamin tidak nyata terhadap bobot kulit pada bobot potong sama. Pada bobot tubuh kosong sama, itik betina nyata (P/ 0.05) memiliki bobot kulit yang lebih tinggi daripada jantan dan sangat nyata (P/ 0.01) pada bobot karkas dingin sama.
