Pengusahaan bibit buah-bauhan di PT Hortimart utama, keun babakan madang citereup, bogor, jawa - barat
View/ Open
Date
1984Author
Wiendi, Ni Made Arami
Harjadi, Sri Setyati
Krisantini
Metadata
Show full item recordAbstract
Buah-buahan telah dikenal sebagai sumber vitamin dan mineral, dan merupakan salah satu bagian tanaman hortikultura yang lebih bersifat menahun. Disamping itu buah-buahan mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi, sehingga memberikan keuntungan besar bagi pengusahanya.
Sebagai negara yang bersifat agraris, Indonesia merupakan sumber buah-buahan yang sangat penting. Kekayaan tanah Indonesia akan buah-buahan tropis belum banyak dikembangkan, padahal itu mempunyai potensi sebagai sumber devisa yang tidak kecil artinya.
Sampai sekarang belum banyak petani yang mau mengembangkan tanaman buah secara komersial dalam bentuk perkebunan khusus. Tanaman buah-buhan di Indonesia sebagian besar masih diusahakan dalam bentuk pekarangan, seperti dilaporkan oleh Setyati Harjadi (1978), yaitu 2,3 juta ha. Sedangkan luas areal pertanian seluruhnya di Indonesia adalah 13,7 juta ha.
Permintaan akan buah-buahan di dalam negeri mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Disatu pihak memang kebutuhan gizi dalam negeri makin hari semakin meningkat sesuai dengan peningkatan jumlah penduduk, sedangkan dilain pihak, taraf hidup yang lebih baik dan kesadaran akan pentingnya gizi dalam menu makanan sehari- hari menyebabkan pula kenaikan permintaan tadi.
