Potongan Karkas Komersial Dan Komponennya Pada Itik Mandalung (Mule Duck) Dari Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor
View/ Open
Date
1989Author
Roospitasari, Kinanti
Hutabarat, Pittor H.
Herman, Rachmat
Metadata
Show full item recordAbstract
Tiga puluh dua ekor itik Mandalung terdiri atas 16 ekor jantan dan 16 ekor betina dari desa Petir kecamatan Ciampea kabupaten Bogor digunakan untuk diteliti potensi produksi dagingnya. Bobot karkas kanan tertinggi 848 gram untuk jantan dan terendah 367 gram. Bobot potong untuk jantan dan betina masing-masing adalah 2055 118 gram dan 1217 + 136 gram Bobot geometris karkas kanan didapat 555.33 gram.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari potongan karkas komersial Itik Mandalung (Mule ducks).
Itik dipuasakan terhadap makanan selama 12 jam sebelum dipotong, dengan air minum tetap diberikan ad libitum. Itik ini telah dipelihara di Laboratorium Ilmu Ternak Daging dan Kerja, Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor sehingga dianggap telah menyesuaikan diri terhadap lingkungan dan tidak mempunyai pengaruh terhadap pengamatan. Untuk melihat pengaruh jenis kelamin terhadap peubah
yang diamati digunakan dengan analisa kovarian. Hasil penelitian didapatkan persentase potongan komersial itik pada bobot karkas 367 sampai 848 gram karkas untuk betina pada leher, sayap, punggung, dada, pangkal paha, paha, pinggul masing-masing adalah 19.83, 13.83, 9.7, 29.69, 5.93, 9.38, 13.68 dan untuk jantan 18.14, 14.00, 10.29, 28.74, 5.77, 9.65 dan 14.39.
Pengaruh jenis kelamin pada bobot karkas yang sama (555.33 gram) potongan sayap jantan nyata (P<0.05) lebih tinggi dari pada betina. Untuk potongan karkas lainnya tidak dipengaruhi oleh jenis kelamin. Pengaruh jenis kelamin pada bobot karkas yang sama
untuk otot lebih tinggi pada jantan secara sangat nyata (P<0.01) pada potongan leher, paha dan pinggul; dan secara nyata (P<0.05) pada potongan punggung. Untuk bobot tulang pada jantan sangat nyata (P<0.01) lebih tinggi pada potongan leher, sayap, pangkal paha dan nyata (P<0.05) pada paha. Bobot lemak ternyata sangat nyata (P<0.01) lebih tinggi pada itik Mandalung betina yaitu pada potongan punggung, dada, pangkal paha, paha dan pinggul; dan nyata (P<0.05) pada sayap. Bobot kulit sangat nyata (P<0.01) lebih tinggi pada potongan pangkal paha; dan nyata (P<0.05) pada pinggul untuk betina sedangkan untuk potongan lain bobot kulitnya tidak dipengaruhi oleh jenis kelamin.
