Pengaruh infestasi alamiah cacing saluran pencenaan terhadap produksi susu sapi perah di Kabupaten Garut Jawa Barat
Abstract
Pengaruh infestasi alamiah cacing saluran pencernaan terhadap produksi susu sapi perah di Kabupaten Garut, Jawa Barat, telah diteliti dan ditemukan frekuensi helminthiasis 92,16% dengan derajat helminthiasis ringan. Menurut jenis infestasi berturut-turut diperoleh infestasi tunggal Cestoda dan Trematoda masing-masing 5,88% dan 25,47%, infestasi gabungan Nematoda & Cestoda, Nematoda & Tremavoda, Cestoda & Trematoda dan infestasi ketiga kelas adalah 1,96 %; 3,92%; 37,25% dan 17,65%.
Rata-rata produksi susu dari sapi yang terinfestasi tunggal oleh Trematoda 14,69 infestasi campuran Cestoda & Nematoda 20,00 Nematoda & Trematoda 16,00 Cestoda & Trematoda 13,79 serta infestasi oleh ketiga kelas cacing 13,00 liter per hari secara nyata lebih tinggi daripada produksi kelompok sapi yang tidak terinfestasi yang rata- rata hanya 9,50 liter per hari dan inipun tidak berbeda, nyata dengan produksi susu kelompok sapi yang terinfestasi tunggal oleh Cestoda dengan rata-rata 8,67 liter per hari.
Tidak ditemukan korelasi yang nyata antara helminthia- sis ringan dengan jumlah produksi susu sehingga tidak ter- lihat manfaat pengobatan terhadap helminthiasis ringan Dengan ukuran sampel yang diteliti sangat terbatas, yang ternyata sebagian besar menderita helminthiasis ringan, maka masih perlu penelitian-penelitian yang dapat mencakup sampel sapi perah dengan derajat helminthiasis sedang mau- pun berat untuk lebih mengetahui pengaruh helminthiasis terhadap produksi susu…
