View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penampilan reproduksi ternak induk domba lokal di Pedesaan

      Thumbnail
      View/Open
      full text (15.28Mb)
      Date
      1993
      Author
      Adawiah, Dewi R.
      Wiradarya, Tantan R.
      Supriatna, Iman
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Ternak domba di Indonesia sebagian besar dipelihara di pedesaan. Masalah produksi ternak domba di pedesaan adalah rendahnya tingkat reproduksi induk domba. Hal ini diduga karena rendahnya tingkat kelahiran per tahun, panjangnya. selang beranak, tipe kelahiran anak umumnya tunggal dan tingginya tingkat kematian. Informasi yang akurat tentang sifat-sifat reproduksi diatas belum tersedia. Oleh karena itu penelitian dilakukan untuk mengetahui potensi reproduksi ternak domba di pedesaan. Penelitian dilaksanakan di Desa Kalaparea, Kecamatan Nagrak dan Desa Walangsari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupa- ten Sukabumi. Penelitian dilakukan pada bulan Mei dan Juni 1992. Dalam penelitian ini diamati 75 dan 93 ekor ternak domba induk dari masing-masing desa serta 51 orang peternak sebagai pemilik ternaknya, dengan cara mewawancarai dan peninjauan langsung ke lokasi peternakannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi reproduksi ternak domba induk di kedua desa ini cukup tinggi. Hal ini terlihat dari pemilikan serta persentase induk produktif yang lebih besar dari proporsi induk domba yang tidak pro- duktif. Interaksi umur dan ulangan beranak induk berpenga- ruh nyata (P<0.05) terhadap jumlah anak per kelahiran. Tipe kelahiran anak di Desa Kalaparea mempunyai lima tipe dan Desa Walangsari tiga tipe. Jumlah induk per tipe kelahiran dipengaruhi oleh tipe kelahiran, sedangkan ulangan beranak tidak mempengaruhinya (P<0.1). Tipe kelahiran satu dan dua mendominasi populasi. Panjang selang melahirkan induk dipengaruhi nyata (P<0.05), hanya oleh tipe kelahiran. Induk dengan tipe kelahiran satu dan tiga mempunyai selang melahirkan yang lebih pendek dari induk dengan tipe kelahir- an kembar dua. Tingkat kematian meningkat dengan meningkat- nya tipe kelahiran. Rasio jenis kelamin antara anak domba jantan dengan anak domba betina berimbang.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/146562
      Collections
      • UT - Animal Production Science and Technology [4045]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository