View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengujian Tiga Vaksin Canine Parvovirus (CPV) komersial yang beredar di Indonesia : Profil Antibodi pada Anjing Lokal yang Divaksinasi.

      Thumbnail
      View/Open
      Abstract (180.5Kb)
      Full Text (1.827Mb)
      Date
      2002
      Author
      Arifin, Esther
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui respon kekebalan humoral (antibodi) pad a anjing lokal setelah diimunisasi dengan vaksin canine parvovirus (CPV). Ada beberapa vaksin yang terdapat di Indonesia; tiga diantaranya digunakan pad a penelitian ini (C154, C780916, dan strain Cornell). Ketiga vaksin ini dibuat dari strain CPV yang sama namun dimodifikasi dan disiapkan dengan dosis yang berbeda. Dengan demikian perbedaan terse but akan menghasilkan respon antibodi yang berbeda dari anjing yang divaksinasi. Pengukuran titer antibodi dilakukan dengan menggunakan uji pengharnbatan hemaglutinasi (HI Test), dengan menggunakan salah satu vaksin CPV komersial sebagai vaksin standar uji. Sepuluh anjing lokal dikelompokkan dalam 4 grup, yaitu tiga kelompok anjing yang divaksin dan satu kelompok tanpa perlakuan vaksinasi. Pengambilan sampel plasma darah dilakukan tiap dua minggu sekali untuk memperoleh sam pel antibodi anjing sebelum divaksinasi (baseline) dan setelah divaksinasi, dirnulai pada saat anjing berumur enam minggu hingga 24 minggu. Vaksinasi dilakukan saat anjing berumur delapan minggu dan di-booster tiap em pat minggu sekali hingga anjing berumur 20 minggu. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa vaksin dengan strain C154 dosis >10' TCIDso memberikan gertakan antibodi awal yang paling baik pada anjing muda. Semua vaksin memberikan titer antibodi yang stabil pad a tingkat yang cukup tinggi setelah vaksinasi kedua.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/14649
      Collections
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology [1047]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository