View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh seleksi malation terhadap daya tetas telur, keberhasilan menjadi pupa, kemampuan eklosi serta rasio nyamuk jantan dan betina aedes aegypti

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (7.682Mb)
      Date
      2001
      Author
      Purnomo, Cicilia Setya Rini
      Gunandini, Dwi Jayanti
      Sudarnika, Etih
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui daya tetas telur menjadi larva, keberhasilan perkembangan larva menjadi pupa, pupa menjadi dewasa dan rasio nyamuk jantan dan betina Aedes aegypti terseleksi insektisida malation. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap, dengan tiga ulangan pada setiap pengamatan generasi yang diuji. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan uji Anova dan dilanjutkan dengan uji wilayah berganda Duncan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa daya tetas telur menjadi larva untuk generasi F0, F5, F10, F15 dan F20 adalah 62.77%, 76.13%, 73.99%, 66.78% dan 62.46%. Daya tetas telur pada generasi terseleksi malation tidak berbeda nyata jika dibandingkan dengan kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa seleksi dengan malation sampai 20 generasi nyamuk tidak mempengaruhi daya tetas telur. Keberhasilan larva yang berkembang menjadi pupa pada generasi FO, F5, F10, F15 dan F20 adalah 90.79%, 82.43%, 89.93%, 88.89% dan 84.52%. Keberhasilan larva yang berkembang menjadi pupa pada generasi terseleksi malation tidak berbeda nyata jika dibandingkan dengan kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa seleksi malation sampai 20 generasi nyamuk tidak mempengaruhi keberhasilan perkembangan larva menjadi pupa. Keberhasilan eklosi pada generasi F0, F5, F10, F15 dan F20 adalah 92.56%, 80.84%, 80.79%, 86.16% dan 90.26%. Keberhasilan eklosi pada generasi terseleksi malation tidak berbeda nyata jika dibandingkan dengan kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa seleksi malation sampai 20 generasi nyamuk tidak mempengaruhi keberhasilan eklosi…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/146165
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository